Peluang Elche untuk bertahan di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Spanyol tetap terjaga setelah memetik kemenangan tipis 1-0 saat menjamu Getafe dalam pertandingan pekan ke-37 LaLiga EA Sports di Stadion Martinez Valero.
Pertandingan krusial tersebut berlangsung di hadapan 28.372 penonton yang memadati stadion pada Minggu waktu setempat. Sebelum sepak mula dilaksanakan, seluruh stadion mengheningkan cipta selama satu menit untuk menghormati mendiang ayah dari pemain Elche, Alvaro Rodriguez, yang baru saja meninggal dunia.
Gol tunggal penentu kemenangan tim tuan rumah lahir dari aksi memukau bek tengah Victor Chust pada menit ke-19. Sang pemain berhasil memanfaatkan bola muntah dari sapuan lini pertahanan Getafe sebelum melepaskan tembakan melengkung yang bersarang tepat di pojok atas gawang kawalan David Soria.
Upaya Getafe untuk mengejar ketertinggalan semakin berat setelah kapten tim Djené Dakonam menerima kartu merah langsung dari wasit Garcia Verdura pada menit ke-39. Djené diusir keluar lapangan akibat melakukan pelanggaran keras terhadap German Valera yang sudah berhasil lolos dari pengawalannya.
Meskipun bermain dengan sepuluh orang sepanjang babak kedua, skuad asuhan Jose Bordalas tampil lebih agresif dan mampu memberikan tekanan melalui pergerakan Luis Milla, Mauro Arambarri, serta Mario Martin di lini tengah. Elche bahkan sempat nyaris menggandakan keunggulan lewat skema serangan balik cepat, namun tendangan mendatar German Valera hanya membentur tiang gawang.
Pertandingan ini juga diwarnai sanksi bagi pelatih Elche, Eder Sarabia, yang terpaksa menyaksikan perjuangan anak asuhnya dari tribun penonton akibat hukuman larangan mendampingi tim. Tambahan tiga poin ini membuat nasib Elche untuk terhindar dari degradasi akan ditentukan secara mandiri pada laga pamungkas melawan Girona, sementara Getafe harus menunda ambisi mengamankan tiket kompetisi Eropa hingga laga terakhir kontra Osasuna.