Penjaga gawang Aston Villa, Emiliano Martinez, dilaporkan tetap bermain penuh selama 90 menit meski mengalami cedera patah jari menjelang pertandingan final UEFA Europa League melawan SC Freiburg di Istanbul, Turki, pada Kamis (21/5/2026).
Kemenangan telak 3-0 atas SC Freiburg tersebut mengantarkan Aston Villa merengkuh trofi Eropa pertama mereka dalam 44 tahun terakhir, sebagaimana dilansir dari Bola dari laporan Kompas.com.
Cedera dialami Martinez pada sesi pemanasan sebelum sepak mula, tetapi penanganan cepat dari tim fisioterapis membuatnya mampu bertahan di lapangan dan melakukan dua penyelamatan penting sepanjang laga.
Tiga gol penentu kemenangan klub asal Inggris tersebut masing-masing dicetak oleh Youri Tielemans, Emiliano Buendia, dan Morgan Rogers.
Gangguan pada jari tangan diakui Martinez cukup memengaruhi performanya sepanjang pertandingan krusial tersebut berlangsung.
"Hari ini saya mengalami patah jari saat pemanasan dan bagi saya, setiap hal buruk membawa sesuatu yang baik. Saya telah melakukan ini sepanjang hidup saya dan saya akan terus melakukannya," aku Emi Martinez usai laga, dilansir dari BBC.
Penjaga gawang berumur 33 tahun itu juga mengonfirmasi bahwa dirinya belum pernah mendapati cedera dengan tipe serupa di sepanjang karier profesionalnya.
"Apakah saya harus khawatir? Yah, saya belum pernah mengalami patah jari sebelumnya. Setiap kali saya menangkap bola, bola itu malah bergerak ke arah lain."
"Namun, ini adalah hal-hal yang harus Anda lalui, dan saya bangga membela Aston Villa," katanya.
Seusai memastikan gelar juara, Martinez merayakan kemenangan bersama suporter dan mengangkat pelatih Unai Emery dalam selebrasi tim.
Kondisi kesehatan penjaga gawang utama tim nasional Argentina ini kini menjadi perhatian menjelang bergulirnya kompetisi Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.