Sebanyak empat wakil tuan rumah bersiap memperebutkan tiket final dalam babak semifinal turnamen bulutangkis Polytron Indonesia Open 2026 yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Turnamen berkategori BWF World Tour Super 1000 ini diikuti oleh 248 pebulutangkis elite dari 22 negara yang memperebutkan total hadiah sebesar 1.450.000 USD. Sektor ganda putra Indonesia sudah memastikan satu tempat di babak puncak melalui laga derbi sesama wakil Merah Putih.
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dijadwalkan menghadapi pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin pada partai kesepuluh. Berdasarkan catatan pertemuan, kedua pasangan ganda putra tersebut memiliki rekor seimbang setelah saling mengalahkan dalam dua pertandingan sebelumnya.
Pada nomor tunggal putra, Jonatan Christie menjadi satu-satunya harapan Indonesia dan bakal menantang wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, pada pertandingan kelima. Laga ini menjadi pertemuan perdana bagi kedua pemain, sementara partai semifinal tunggal putra lainnya mempertemukan Chou Tien Chen dari Chinese Taipei dengan wakil Kanada, Victor Lai.
Tantangan besar juga harus dihadapi oleh pasangan ganda putri non-unggulan Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, yang dijadwalkan bertanding pada partai kesembilan. Mereka harus melewati adangan pasangan unggulan pertama asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, demi mengamankan tiket ke babak final.
Selain menyajikan laga sengit di lapangan, penyelenggara Indonesia Open 2026 memberikan kemudahan bagi para pencinta bulutangkis untuk berinteraksi langsung dengan para atlet secara gratis di area selasar Istora Senayan. Penonton yang tidak memiliki tiket masuk tribune tetap dapat berburu foto dan tanda tangan karena area lalu-lalang atlet hanya dibatasi pagar pembatas.
Momentum interaksi gratis ini dimanfaatkan dengan baik oleh sejumlah penonton dari luar daerah yang sengat datang untuk menemui pebulutangkis favorit mereka. Para atlet yang melintas menuju ruang konferensi pers juga menyambut hangat antusiasme para penggemar tersebut.
"Melalui PIO 2026, kami ingin teknologi menjadi pengalaman nyata yang bisa dirasakan semua orang. Sportstainment adalah cara kami merayakan kebersamaan dan hadir lebih dekat untuk masyarakat Indonesia," ujar General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika.
Pihak sponsor utama turut meramaikan ajang sportstainment ini dengan menyediakan berbagai permainan interaktif seperti Speed Typing serta Smash & Reflex Challenge di area stan. Hiburan bagi para pengunjung Istora Senayan juga dilengkapi dengan penampilan panggung musik dari musisi nasional seperti Maliq & D'Essentials dan Marion Jola.
"Ini pengalaman tak terpikirkan buat saya yang jauh-jauh datang. Suasananya ramai dan yang paling penting bisa lihat atlet walaupun enggak beli tiket," kata Farida, penonton asal Bandar Lampung.
Farida sengaja memperpanjang masa tinggalnya di Jakarta setelah sebelumnya menonton langsung babak 16 besar pada hari Kamis. Dirinya mengaku sangat beruntung karena bisa mengikuti sesi jumpa fans serta mendapatkan tanda tangan dari tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan.
"Kebetulan ada meet and greet sama Alwi [Farhan]. Kemarin nonton perjuangannya, hebat banget. Beruntung saya datang dan dapat tandatangan sama foto," ucap Farida.
Kesan mendalam mengenai atmosfer turnamen tahun ini juga disampaikan oleh pengunjung lain yang sengaja meluangkan waktu untuk berburu kenang-kenangan bersama para pebulutangkis dunia. Perubahan regulasi pembatas di area selasar dinilai memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan dengan turnamen sebelumnya.
"Terakhir nonton di Istora waktu Indonesia Masters 2023. Terasa bedanya kalau dibandingkan sekarang. Saya juga beli tiketnya kemarin, kalau hari ini sibuk hunting foto dan tanda tangan," ujar Evi, pencinta badminton asal Bogor.
Evi menambahkan bahwa kehadiran wakil Indonesia di podium tertinggi sangat dinantikan oleh para pendukung setia di tanah air. Hal tersebut berkaca dari catatan prestasi beberapa tahun terakhir di mana gelar juara sektor terkait kerap didominasi oleh pemain asing.
"Pastinya sebagai pendukung, saya berharap atlet Indonesia ada yang juara. Karena sudah lama juga ya, kira-kira lima tahun Indonesia Open juaranya bukan dari atlet kita," ujar Evi.
Rangkaian pertandingan babak semifinal Indonesia Open 2026 di Istora Senayan Jakarta akan mulai digulirkan pada pukul 12.00 WIB.