Liga Primer Inggris berpotensi mencatat sejarah baru pada musim mendatang. Kompetisi kasta tertinggi di Inggris tersebut berpeluang mengirimkan enam klub sekaligus untuk bertanding dalam Liga Champions Eropa 2026/2027.
Skenario langka ini terbuka lebar setelah Aston Villa sukses mengangkat trofi Liga Europa. Tim asuhan Unai Emery tersebut mengunci gelar juara setelah menumbangkan Freiburg dengan skor telak 3-0 pada laga final di Istanbul.
Kemenangan Aston Villa membawa dampak besar bagi peta persaingan domestik, seperti dilansir dari Sportsetup. Posisi keenam pada klasemen akhir Liga Inggris kini berkesempatan mendapatkan tiket menuju kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut.
Faktor tingginya koefisien UEFA sepanjang musim ini sebenarnya telah memastikan Inggris mengamankan lima slot Liga Champions. Empat tim teratas yang sudah menggenggam tiket tersebut adalah Arsenal, Manchester City, Manchester United, dan Aston Villa.
Satu jatah tambahan dari regulasi koefisien saat ini ditempati oleh Liverpool yang berada di peringkat kelima klasemen sementara. Namun, regulasi UEFA juga memberikan hak istimewa berupa tiket otomatis ke Liga Champions bagi jawara Liga Europa.
Kondisi khusus akan tercipta jika Aston Villa mengakhiri musim di peringkat kelima. Jika hal itu terjadi, jatah lolos lewat jalur juara Liga Europa yang mereka miliki akan dialihkan kepada tim yang finis di peringkat keenam klasemen Premier League.
Persaingan di zona papan atas masih berlangsung sengit menjelang pertandingan pekan pamungkas. Berdasarkan data klasemen, posisi kelima dan keenam masih berpotensi bergeser karena poin yang cukup rapat.
Liverpool, Bournemouth, dan Brighton & Hove Albion menjadi tiga tim yang akan menentukan arah distribusi tiket kompetisi Eropa tersebut. Peluang untuk mengubah komposisi perwakilan Inggris masih terbuka bagi ketiganya.
| Pos | Klub | Main | Menang | Seri | Kalah | SG | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Arsenal | 37 | 25 | 7 | 5 | +43 | 82 | Manchester City |
| 37 | 23 | 9 | 5 | +43 | 78 | Manchester United | 37 |
| 19 | 11 | 7 | +16 | 68 | Aston Villa | 37 | 18 |
| 8 | 11 | +6 | 62 | Liverpool | 37 | 17 | 8 |
| 12 | +10 | 59 | Bournemouth | 37 | 13 | 17 | 7 |
| +4 | 56 | Brighton & Hove Albion | 37 | 14 | 11 | 12 | +9 |
| 53 | Chelsea | 37 | 14 | 10 | 13 | +7 | 52 |
Ada dua syarat utama yang harus terpenuhi agar skenario enam wakil ini menjadi kenyataan. Syarat pertama adalah Aston Villa harus melorot ke peringkat kelima pada pekan terakhir.
Hal itu dapat terjadi jika Aston Villa menelan kekalahan saat bersua Manchester City. Di tempat lain, Liverpool wajib memetik kemenangan atas Brentford demi mengudeta posisi empat besar melalui keunggulan selisih gol.
Jika kondisi tersebut terpenuhi, Aston Villa akan menyudahi kompetisi di urutan kelima. Status mereka tetap lolos ke Liga Champions berkat jalur khusus sebagai juara bertahan Liga Europa.
Syarat kedua, slot kosong yang ditinggalkan Villa akan diserahkan kepada tim peringkat keenam Premier League. Bournemouth saat ini memegang kendali terbesar untuk mengamankan posisi menguntungkan tersebut.
Bournemouth hanya membutuhkan hasil imbang saat berhadapan dengan Nottingham Forest untuk mengunci peringkat keenam. Sementara itu, Brighton & Hove Albion mengintip peluang lewat skenario yang lebih rumit.
Brighton wajib menundukkan Manchester United sembari berharap Bournemouth kalah dari Nottingham Forest. Di sisi lain, Chelsea dipastikan tersingkir dari persaingan ini karena defisit empat poin dari Bournemouth tidak mungkin terkejar dalam satu laga tersisa.