Enzy Storia dan Afgan Bintangi Film Komedi Agensi Rumah Tangga

Enzy Storia dan Afgan Bintangi Film Komedi Agensi Rumah Tangga

Film komedi Agensi Rumah Tangga menjadi salah satu proyek adaptasi literasi Indonesia yang paling dinantikan pada 2026. Karya layar lebar ini diangkat dari novel populer tulisan Almira Bastari.

Disutradarai oleh Naya Anindita, proyek ini berada di bawah naungan rumah produksi Starvision. Dilansir dari Lifestyle, sejumlah aktor dan aktris berbakat telah dipilih untuk menghidupkan karakter-karakter unik dalam cerita tersebut.

Alur cerita berfokus pada sosok Katia Asmaranto, seorang perempuan karier yang mengalami perubahan hidup drastis. Katia terpaksa kehilangan pekerjaannya di sebuah perusahaan startup akibat pemutusan hubungan kerja (PHK).

Kondisi finansial yang terdesak akibat cicilan rumah dan tekanan dari ibunya membuat Katia mengambil langkah yang tidak biasa. Ia memutuskan untuk menyulap rumah pribadinya menjadi sebuah agensi penyalur asisten rumah tangga (ART).

Langkah nekat ini memicu berbagai situasi jenaka yang penuh dinamika. Katia harus berhadapan dengan beragam karakter klien serta mengelola para pekerja domestik yang memiliki kepribadian sangat berbeda satu sama lain.

Meskipun menggunakan pendekatan komedi ringan, film ini tetap mengangkat isu yang sangat relevan dengan realitas saat ini. Fenomena PHK dan krisis keuangan disajikan dengan sentuhan emosional yang dekat dengan keseharian penonton.

Enzy Storia dipercaya memegang peran utama sebagai Katia Asmaranto. Ia dituntut membawakan karakter kompleks yang harus berjuang melawan kepanikan finansial sekaligus mengelola kekacauan di agensi barunya.

Penyanyi sekaligus aktor Afgan juga turut bergabung dalam jajaran pemain dengan memerankan tokoh bernama Kafka. Karakter Kafka diprediksi akan menjadi poros penting yang memiliki keterkaitan erat dengan dinamika hidup Katia.

Sisi komedi film ini juga diperkuat oleh kehadiran Unique Priscilla sebagai Titin Asmaranto, ibu Katia yang berprofesi sebagai PNS. Komentar-komentar khas dari karakter Titin dipastikan menjadi sumber humor yang konsisten.

Ardit Erwandha juga tampil memerankan Banu, sosok yang kerap mengalami nasib sial namun justru menghadirkan gelak tawa. Selain itu, aktris Yunita Siregar kembali berkolaborasi dengan sutradara Naya Anindita dalam proyek ini.

Ensemble Komedi dari Tim Agensi

Unsur komedi semakin kental dengan hadirnya para pemeran yang tergabung dalam tim ART di agensi milik Katia. Tike Priatnakusumah berperan sebagai Bi Minah, sosok senior yang berwibawa sekaligus jenaka.

Duo Mimi Imif sebagai Siti dan Caca Zhira sebagai Iri siap memberikan kesegaran melalui gaya bicara mereka yang ceplas-ceplos. Interaksi antar-ART ini diharapkan membangun chemistry komedi yang kuat sepanjang film.

Jajaran pemain pendukung lainnya melibatkan nama-nama seperti Musifah sebagai Rih, Neng Wulandari sebagai Marsih, serta Dea Panendra sebagai Dini. Konten kreator Astrid Juwita juga melakukan debut aktingnya sebagai Ratih.

Naskah film ini digarap secara kolaboratif oleh penulis skenario Ayu Anggraini dan Upi Avianto. Keduanya bekerja sama untuk menerjemahkan narasi novel ke dalam bahasa visual tanpa meninggalkan esensi asli dari cerita Almira Bastari.

Artikel terkait

Rekomendasi