Gitaris legendaris Eric Clapton terpaksa menghentikan konsernya lebih awal di Movistar Arena, Madrid, Spanyol, pada Kamis, 7 Mei 2026, setelah bagian dadanya terkena benda yang dilemparkan oleh seorang penonton. Insiden tersebut terjadi saat musisi berusia 81 tahun itu sedang menyelesaikan lagu "Cocaine" karya J.J. Cale di penghujung set utamanya.
Dilansir dari Guitar World dan Fox News, benda yang mengenai Clapton tersebut diduga kuat merupakan sebuah piringan hitam atau vinyl. Rekaman video dari penggemar menunjukkan sang gitaris sedang berjalan di atas panggung di tengah tepuk tangan penonton sesaat sebelum objek tersebut melayang dan mengenai tubuhnya.
Akibat tindakan penonton tersebut, musisi yang dijuluki Slowhand ini memutuskan untuk tidak kembali ke panggung untuk melakukan sesi encore yang direncanakan. Seharusnya, Clapton membawakan lagu "Before You Accuse Me" sebagai penutup rangkaian pertunjukan di ibu kota Spanyol tersebut.
Seorang pengguna media sosial mengungkapkan kekecewaannya melalui platform X atas kejadian yang menimpa sang ikon blues tersebut.
"Very sad image today in Eric Clapton concert in Madrid," tulis akun X tersebut.
Narasi dalam unggahan tersebut menyayangkan sikap penonton yang menyebabkan konser berakhir tanpa lagu tambahan.
"Some guy threw something to EC at the end, ending with no encore," lanjut unggahan tersebut.
Penulis unggahan tersebut juga mempertanyakan motif di balik tindakan berbahaya yang dilakukan oknum penggemar tersebut.
"Very sad indeed. What kind of idiot does that?" tulis akun itu lagi.
Meskipun terkena lemparan, Eric Clapton dilaporkan tidak mengalami cedera serius dan tetap melanjutkan jadwal tur di Barcelona pada 10 Mei 2026. Tren pelemparan benda ke arah artis saat konser memang tengah meningkat, di mana sebelumnya penyanyi seperti Bebe Rexha, Billie Eilish, hingga Luke Bryan juga menjadi korban aksi serupa.
Setelah menyelesaikan rangkaian tur Eropa di Jerman pada pertengahan Mei, Clapton dijadwalkan akan bertolak ke Amerika Serikat pada September 2026. Tur Amerika Utara tersebut akan dimulai di Detroit pada 6 September dan berakhir di Kansas City pada 17 September dengan melibatkan musisi pendukung seperti Doyle Bramhall II dan Nathan East.