Rien Wartia Trigina atau yang akrab disapa Erin resmi melaporkan balik mantan asisten rumah tangganya (ART) bernama Hera serta pihak penyalur ke pihak kepolisian atas dugaan fitnah. Langkah hukum ini diambil Erin pada Selasa, 5 Mei 2026, sebagai respons atas tuduhan kekerasan dan klaim gaji yang tidak dibayar.
Perselisihan ini bermula dari klaim sepihak Hera yang melaporkan mantan istri Andre Taulany tersebut ke Polda Metro Jaya. Dilansir dari Suara, Erin membantah seluruh tuduhan tersebut dan membeberkan sejumlah pelanggaran privasi yang diduga dilakukan oleh mantan pekerjanya itu selama di rumah.
Permasalahan internal ini menurut Erin sudah muncul sejak awal masa kerja Hera. Ia mengaku sempat melayangkan komplain kepada agen penyalur karena merasa ada perilaku yang tidak sesuai dari sang asisten.
"Jadi sebelumnya memang pembantu itu sudah bermasalah dan saya sudah komplain. Dia kerja di rumah satu minggu itu saya sudah komplain ke penyalurnya," kata Erin dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 5 Mei 2026.
Pelanggaran paling berat yang dirasakan Erin adalah saat Hera mulai mendokumentasikan kondisi rumah tanpa izin untuk kepentingan pribadi. Hera disebut secara diam-diam mengambil gambar demi kebutuhan konten di akun media sosialnya sendiri.
"Jadi yang paling krusial adalah, dia melakukan konten ke media sosial. Milik pribadinya dia sendiri. Tentang isi rumah," sambung Erin.
Selain merekam isi hunian, Erin mengungkapkan bahwa Hera juga berani menggunakan properti pribadi milik anggota keluarganya. Tindakan tersebut dinilai sudah melanggar etika seorang pekerja rumah tangga.
"Terus baju anak saya dipakai tanpa izin. Ya pokoknya dia melakukan perbuatan yang tidak sepantasnyalah untuk bekerja di rumah," katanya.
Penjelasan mengenai status kepergian Hera juga diluruskan oleh Erin untuk menepis isu penahanan barang atau pembatasan ruang gerak. Ia menegaskan bahwa mantan ART-nya itu meninggalkan kediamannya tanpa pemberitahuan saat malam hari.
"Dia keluar tanpa izin, itu waktu itu malam-malam saya lagi istirahat lagi tidur di sofa jam 22.00. Tanpa izin meninggalkan rumah," ucap Erin.
Sebelum adanya laporan balik ini, Hera lebih dulu menyeret nama Erin ke ranah hukum dengan tuduhan serangkaian aksi kekerasan. Hingga kini, pihak Erin tetap bersikeras bahwa tuduhan tersebut adalah fitnah yang merugikan nama baiknya.