Espanyol Imbangi Real Sociedad di Tengah Isu Masa Depan Pelatih

Espanyol Imbangi Real Sociedad di Tengah Isu Masa Depan Pelatih

RCD Espanyol menahan imbang Real Sociedad dengan skor 1-1 dalam laga penutup musim LaLiga di Stadion RCDE pada Sabtu, 23 Mei 2026, yang memicu spekulasi mendalam mengenai masa depan pelatih Manolo González.

Pertandingan yang dihadiri oleh 28.012 penonton tersebut berjalan tanpa tensi tinggi karena kedua tim sudah dipastikan aman dari zona degradasi, dengan Real Sociedad yang sebelumnya telah mengamankan tiket Liga Konferensi UEFA.

Tim tamu unggul lebih dulu melalui gol Óskarsson pada menit ke-29, sebelum tuan rumah menyamakan kedudukan lewat aksi Roberto Fernández pada menit ke-66 setelah menerima umpan dari Pere Milla.

Laga ini juga menjadi momen perpisahan bagi bek kiri Carlos Romero yang tampil impresif sepanjang musim hingga menarik perhatian pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, untuk skuad Piala Dunia.

Pemain berusia 24 tahun tersebut dipastikan akan kembali ke klub pemiliknya, Villarreal, setelah masa pinjamannya di Espanyol berakhir musim ini.

"Todo lo que he vivido aquí ha sido muy bonito. Es este club el que me ha hecho futbolista de Primera. No soy mucho de llorar, soy bastante frío, pero al final se me han escapado unas lágrimas" ujar Carlos Romero, Bek Kiri RCD Espanyol.

Selain Romero, sejumlah pemain lain seperti Terrats, Calero, Ngonge, dan Pickel juga diprediksi akan meninggalkan klub seiring rencana revolusi skuad di bawah kendali Alan Pace dan Monchi.

Di sisi lain, fokus publik kini tertuju pada nasib Manolo González yang berhasil mempertahankan klub di kasta tertinggi selama dua musim berturut-turut sejak membawa tim promosi pada tahun 2024.

Selepas peluit panjang, González tampak emosional hingga naik ke tribun penonton untuk berpelukan dengan para pendukung setia Blanquiazul.

"La gente te quiere, todos saben de dónde vengo, que un campo con 30.000 personas me pide que me quede, es algo que no olvidaré, pase lo que pase" kata Manolo González, Pelatih RCD Espanyol.

Pertandingan ini mengakhiri musim yang fluktuatif bagi Espanyol, setelah sempat meraih 34 poin di paruh pertama namun sempat terpuruk akibat gagal menang dalam 18 laga beruntun.

Artikel terkait

Rekomendasi