Fabio Capello Kecam Rafael Leao karena Ingin Tinggalkan AC Milan

Fabio Capello Kecam Rafael Leao karena Ingin Tinggalkan AC Milan

Mantan pelatih AC Milan, Fabio Capello, melayangkan kritik keras terhadap sikap Rafael Leao yang secara terbuka menyatakan keinginannya untuk angkat kaki dari San Siro. Tindakan penyerang sayap tersebut dinilai menunjukkan ketidakdewasaan dan kurangnya rasa kepedulian terhadap klub.

Seperti dikutip dari Detik Sport, pemain asal Portugal itu dikabarkan telah mengutarakan niatnya untuk mencari tantangan baru di luar Italia. Padahal, masa bakti sang pemain bersama Rossoneri sejatinya masih terikat kontrak resmi hingga tahun 2028 mendatang.

Rumor mengenai kepindahan Leao sendiri sudah berembus kencang sejak tahun lalu, dengan beberapa klub besar Eropa seperti Barcelona, Chelsea, dan Manchester United disebut-sebut berminat menampungnya. Situasi ini membuat manajemen AC Milan tampaknya bersiap melepaskan sang pemain pada bursa transfer musim panas demi mendapatkan dana segar untuk memperkuat komposisi skuad.

Jika transfer tersebut terealisasi, pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap ini akan mengakhiri masa pengabdiannya di San Siro yang telah berlangsung sejak tahun 2019 setelah diboyong dari Lille. Selama berseragam AC Milan, ia tercatat telah menyumbangkan 80 gol dan 65 assist dari total 291 pertandingan, serta turut mempersembahkan gelar Scudetto Serie A musim 2021/2022 dan Piala Super Italia musim 2024/2025.

Walau mengakui talenta besar yang dimiliki Leao, Fabio Capello menganggap sang pemain terlalu banyak terdistraksi oleh urusan di luar lapangan hijau sehingga penampilannya menjadi tidak fokus.

"Dia jelas pemain berbakat, yang mampu membangkitkan antusiasme penggemar dan membuat mereka jatuh cinta padanya selama dua atau tiga tahun terakhir. Namun, Leao tidak pernah benar-benar dewasa. Menurut saya, dia lebih memikirkan hal-hal lain daripada sepak bola, sederhananya, dia tidak terlalu fokus di lapangan," ujar Capello dikutip dari Football Italia.

Artikel terkait

Rekomendasi