Pembalap MotoGP Fabio Di Giannantonio dilaporkan telah menyepakati kontrak untuk bergabung dengan tim pabrikan KTM pada musim 2027 mendatang. Kesepakatan ini diambil setelah pihak Ducati dan tim Pertamina Enduro VR46 belum memberikan penawaran finansial yang sesuai hingga batas waktu yang ditentukan.
Kesepakatan pembalap asal Italia tersebut untuk pindah ke pabrikan Austria dilansir dari Otorider pada Kamis, 14 Mei 2026. Keputusan ini diambil setelah tawaran finansial yang diajukan kepada manajemen lamanya tidak membuahkan hasil hingga sela penyelenggaraan GP Prancis.
Sebelumnya, Fabio Di Giannantonio menetapkan hari Jumat di sela GP Prancis sebagai batas akhir bagi Ducati dan VR46 untuk merespons tuntutan finansialnya. Namun, tim bentukan Valentino Rossi tersebut bersama Ducati justru meminta kelonggaran waktu untuk merumuskan kontrak baru.
Pihak Ducati mengonfirmasi bahwa mereka sedang mengupayakan penawaran yang lebih baik untuk mempertahankan sang pembalap. Kendati demikian, agen dari Di Giannantonio belum memberikan respons balik terkait permintaan perpanjangan waktu analisis tersebut.
"Kami telah meminta Diggia untuk memberi kami sedikit lebih banyak waktu untuk menyiapkan tawaran yang lebih sesuai dengan persyaratannya," kata sebuah sumber di pabrikan dilansir dari MotoSport Espana.
Hingga tenggat waktu hari Jumat yang ditentukan berlalu, perwakilan Di Giannantonio mengonfirmasi belum ada proposal baru yang masuk. Respons yang tertunda dari kubu Ducati memaksa pihak manajemen pembalap untuk segera mengaktifkan rencana cadangan mereka.
"Namun, kami belum menerima tanggapan," ucap sumber tersebut.
Melalui agennya, Diego Tavano, keputusan akhirnya diambil dengan menerima pinangan dari manajemen KTM. Di Giannantonio nantinya akan berstatus sebagai pembalap resmi pabrikan asal Austria tersebut dan bakal diduetkan dengan Alex Marquez.
Langkah kepindahan ini sekaligus mewujudkan impian pembalap bernomor 49 tersebut untuk membela tim pabrikan penuh di kelas utama. Selain status tim utama, kontrak baru ini dilaporkan akan menaikkan pendapatan tahunannya menjadi sekitar 2 juta Euro atau setara dengan 40,8 miliar rupiah.