Gagal Juara Singapore Open 2026 Fajar Fikri Evaluasi Mental

Gagal Juara Singapore Open 2026 Fajar Fikri Evaluasi Mental

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, harus puas menempati posisi runner up dalam turnamen Singapore Open 2026. Seperti dilansir dari Medcom, ganda putra tanah air ini menelan kekalahan dari pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

Pertandingan final tersebut berakhir lewat pertarungan tiga gim yang ketat. Fajar/Fikri dipaksa menyerah oleh lawan mereka dengan rincian skor 21-18, 17-21, dan 16-21. Hasil ini memicu tekad kuat dari mereka untuk segera membenahi performa.

Kekalahan di partai puncak kali ini menjadi momen kelima bagi Fajar/Fikri keluar sebagai runner up. Catatan tersebut mendorong mereka untuk menjadikan pengalaman di Singapore Open 2026 sebagai sarana mengasah aspek mental bertanding. Pasangan ini berkomitmen mencari solusi agar tidak kembali tertahan di podium kedua.

"Setelah ini, semoga kami terus konsisten di tahun ini. Kami memiliki banyak target di tahun ini, salah satunya yang terdekatnya adalah Indonesia Open minggu depan. Kami ingin menampilkan yang terbaik di sana, di hadapan publik sendiri, di Istora Senayan. Berharap kami bisa all out," kata Fajar.

Fajar juga menambahkan bahwa latihan keras saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan ketangguhan mental, terutama saat menghadapi situasi krusial di lapangan. Mereka berencana melakukan diskusi mendalam bersama jajaran pelatih serta tim psikolog untuk memecahkan kendala ini."Kami coba belajar dari hal ini, di samping latihan yang keras, kami juga harus mengasah mental dalam satu situasi sulit. Kami harus bisa memecahkan masalah ini, sudah lima kali tampil di final tapi selalu menjadi runner up. Kami akan komunikasi dengan pelatih dan tim pendukung lainnya. Semoga kami bisa juara di lain kesempatan," ujar Fajar.

Fokus Pemulihan Kebugaran

Sementara itu, Muhammad Shohibul Fikri mengakui ketangguhan lawan yang mereka hadapi di laga final. Dia menegaskan pentingnya menjaga konsentrasi serta memulihkan kondisi fisik menjelang turnamen berikutnya di Jakarta.

"Kami tetap selalu berusaha untuk keluar dari tekanan itu tapi mereka solid sekali. Kami harus menjaga segi pikiran, mental dan fokusnya untuk bisa tampil baik di Indonesia Open. Recovery badan juga harus sangat baik," kata Fikri.

Artikel terkait

Rekomendasi