Fernando Morientes Minta Timnas Spanyol Lindungi Lamine Yamal dari Tekanan

Fernando Morientes Minta Timnas Spanyol Lindungi Lamine Yamal dari Tekanan

Eks penyerang Real Madrid, Fernando Morientes, meminta Timnas Spanyol untuk tidak memberikan tekanan besar kepada bintang Barcelona, Lamine Yamal, pada Piala Dunia 2026.

Seperti dikutip dari Bola, Fernando Morientes mengungkapkan bahwa Lamine Yamal bakal berlaga di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Spanyol dengan membawa sejumlah ekspektasi tinggi di usianya yang masih sangat muda.

Lamine Yamal mengawali kiprah profesionalnya di usia 15 tahun bersama Barcelona, lalu dengan cepat menjelma sebagai bintang muda baru hingga berhasil menembus skuad utama Timnas Spanyol.

Pemain yang menempuh pendidikan di akademi Barcelona tersebut bahkan sudah mempersembahkan gelar perdana untuk La Furia Roja saat menjuarai ajang Piala Eropa 2024 pada usia 17 tahun.

Kini, Lamine Yamal diproyeksikan menjadi tumpuan utama lini serang Timnas Spanyol di bawah arahan pelatih Luis de la Fuente untuk menghadapi kompetisi akbar Piala Dunia 2026.

Melihat situasi tersebut, Fernando Morientes mengingatkan skuad Timnas Spanyol agar tetap melihat realitas bahwa Lamine Yamal merupakan pesepak bola yang usianya masih sangat muda.

Mantan penggawa Liverpool dan AS Monaco ini juga mengharapkan publik tidak membebankan tekanan berlebih kepada Yamal dalam turnamen Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

"Terkadang semuanya kehilangan pandangan terhadap realitas, 18 tahun belum cukup umur untuk memimpin tim nasional Spanyol," kata Morientes kepada The Mirror U.S. Sport.

"Dia masih muda, tetapi dia memiliki status di dunia sepak bola yang membuat kita semua memperhatikannya. Saya pikir dia adalah figur utama Spanyol saat ini, tetapi pemain harus memberikan sedikit tanggung jawab kepadanya dan kepada tim."

"Selain itu, saya pikir para pemain selalu menunjukkan bahwa dalam permainan lebih dipimpin oleh tim daripada oleh figur individu. Saya pikir itu akan terjadi tahun ini juga," imbuh Morientes.

Penyerang Barcelona, Lamine Yamal, sempat meminta pertolongan medis setelah mencetak gol pembuka dari titik penalti pada laga Liga Spanyol antara FC Barcelona dan RC Celta de Vigo di stadion Camp Nou di Barcelona pada 22 April 2026.

Kondisi Cedera Sempat Picu Kekhawatiran

Kondisi internal Timnas Spanyol sempat diselimuti rasa waswas lantaran Yamal mengalami cedera robek sebagian pada otot biceps femoris di kaki kirinya ketika Barcelona menang tipis 1-0 atas Celta Vigo pada April 2026.

Yamal langsung menjalani program rehabilitasi ketat dan dilaporkan telah kembali menjalankan latihan ringan di fasilitas kebugaran milik komplek latihan Barcelona sebagai fase awal pemulihan.

Di lain sisi, pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente menegaskan bahwa Lamine Yamal beserta jajaran pemain yang dipanggil bakal memegang peran krusial sepanjang putaran Piala Dunia 2026.

"Mereka adalah pemain yang sangat penting, karena kita tahu dampak yang bisa mereka berikan dalam pertandingan-pertandingan tersebut," ujar De La Fuente.

"Bermain di babak penyisihan grup tidak sama dengan lolos ke babak 32 besar, babak 16 besar, perempat final. Kami akan mengevaluasi setiap kasus, karena tujuan kami adalah mencapai tanggal 19 Juli, final," imbuhnya.

Artikel terkait

Rekomendasi