Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengagendakan penyelenggaraan FIFA Match Day pada November 2026 dengan menargetkan lawan dari jajaran sepuluh besar dunia. Pertandingan internasional ini dipersiapkan sebagai rangkaian uji coba tim nasional sebelum berlaga di Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) Riyadh.
Ketua Umum FFI, Michael Sianipar, menyatakan bahwa pihaknya sedang mengupayakan kehadiran negara-negara papan atas dunia ke tanah air pada akhir tahun ini. Kepastian mengenai tim mana saja yang akan bertanding masih dalam tahap koordinasi lebih lanjut, sebagaimana dilansir dari Detik Sport pada Sabtu, 9 Mei 2026.
"Pada bulan November, kami juga berencana untuk menjadi tuan rumah FIFA Match Day di Indonesia. Tapi untuk negara-negaranya masih kami upayakan dan pastikan yang bisa datang ke Indonesia di akhir tahun ini," kata Michael Sianipar, Ketua FFI.
Upaya mendatangkan lawan tangguh ini merupakan bagian dari perubahan pola pikir federasi dalam meningkatkan kualitas permainan tim nasional. FFI berambisi agar skuad Garuda bisa terbiasa berkompetisi dengan level kekuatan tertinggi di peta futsal global.
"Kalau dengan mindset sekarang, setiap kali berhadapan dengan negara lain dalam kompetisi FIFA Match Day, kami ingin menghadapi 10 besar dunia," ujar Michael Sianipar.
Rencana format pertandingan tersebut tidak menutup kemungkinan akan melibatkan lebih dari dua negara dalam satu periode kalender FIFA. Federasi mempertimbangkan untuk mengundang beberapa tim dengan peringkat berbeda guna memberikan variasi tekanan bagi para pemain.
"Mungkin kalau di FIFA Match Day, kita bisa undang lebih dari satu negara. Jadi akan ada satu negara di 20 besar dunia, tetapi juga akan ada satu negara di 10 besar dunia," tutur Michael Sianipar.
Terkait lokasi pertandingan, Jakarta menjadi prioritas utama sebagai tempat penyelenggaraan ajang bergengsi tersebut. Fasilitas gedung olahraga modern di ibu kota dinilai sangat representatif untuk menyambut tim-tim tamu dari mancanegara.
"Harapan kami digelar di Indonesia Arena, Jakarta. Tapi ini masih jauh, masih harus merencanakan dulu," tegas Michael Sianipar.
Sebelum memasuki jadwal November, Timnas futsal senior telah menyusun rangkaian persiapan panjang sejak pertengahan tahun. Pada Agustus mendatang, tim akan bertolak ke Spanyol untuk menjalani pemusatan latihan sekaligus menghadapi tantangan dari tiga klub lokal di sana.
Perjalanan internasional akan dilanjutkan ke Amerika Selatan pada Oktober berikutnya. Kapten Iqbal Iskandar beserta jajaran pemain lainnya dijadwalkan terbang ke Brasil untuk melakoni pertandingan uji coba melawan Timnas Brasil yang dikenal sebagai kekuatan utama futsal dunia.