FIFA berkomitmen melakukan peninjauan ulang terhadap strategi penetapan harga tiket Piala Dunia 2026 di Amerika Utara menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat. Langkah evaluasi menyeluruh ini baru akan dilakukan federasi sepak bola dunia tersebut setelah seluruh rangkaian turnamen berakhir.
Pengumuman tersebut disampaikan sebagai respons atas polemik mahalnya biaya menonton pertandingan yang menggunakan sistem harga dinamis. Dilansir dari Suara, kebijakan saat ini membuat nilai tiket terus berfluktuasi berdasarkan permintaan pasar serta lokasi laga di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyatakan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap segala masukan yang diberikan oleh para suporter. Penegasan ini bertujuan untuk menentukan arah kebijakan penjualan tiket pada edisi turnamen sepak bola internasional berikutnya.
"Kami mendengarkan dan mempertimbangkan pendapat. Seperti di setiap Piala Dunia, kami akan menganalisis situasi untuk langkah ke depan," ujar Mattias Grafstrom, Sekretaris Jenderal FIFA.
Grafstrom memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai alasan di balik struktur tarif yang berlaku saat ini. Ia menyebutkan bahwa penentuan harga tersebut sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi di wilayah Amerika Utara yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan.
"Ada berbagai kategori harga—sebagian terjangkau, sebagian lebih tinggi. Itu mencerminkan realitas pasar," tambah Mattias Grafstrom, Sekretaris Jenderal FIFA.
Piala Dunia 2026 bakal mencetak sejarah sebagai edisi pertama yang diikuti oleh 48 tim nasional dengan total 104 pertandingan. FIFA menargetkan mampu melampaui rekor penjualan 3,5 juta tiket yang pernah tercipta pada turnamen tahun 1994 silam.
Sebanyak 78 pertandingan dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, sementara sisanya dibagi untuk wilayah Kanada dan Meksiko. Skema harga tiket saat ini terbagi dalam beberapa kategori berdasarkan jenis pertandingan dan status tim yang bertanding.
| Kategori Pertandingan | Kategori Tiket | Estimasi Harga (Rupiah) |
|---|---|---|
| Fase Grup (Laga Tim Netral) | Kategori 1 | Rp12.175.000 – Rp20.871.000 |
| Fase Grup (Laga Tim Netral) | Kategori 2 | Rp8.696.000 – Rp15.653.000 |
| Fase Grup (Laga Tim Netral) | Kategori 3 | Rp2.087.000 – Rp3.478.000 |
Sistem harga dinamis yang diterapkan FIFA menyebabkan biaya tiket dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada fase penjualan dan tim yang berlaga. Evaluasi mendatang diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara target komersial federasi dengan keterjangkauan akses bagi penggemar global.