FIFA Naikkan Total Dana Hadiah Piala Dunia 2026 Menjadi US$871 Juta

FIFA Naikkan Total Dana Hadiah Piala Dunia 2026 Menjadi US$871 Juta

FIFA resmi menaikkan total dana hadiah untuk Piala Dunia 2026 sebesar 15 persen menjadi US$871 juta dalam rapat FIFA Council di Vancouver, Kanada, pada Kamis, 28 April 2026. Keputusan ini diambil untuk mengompensasi peningkatan beban operasional di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai tuan rumah.

Kenaikan anggaran dari angka sebelumnya sebesar US$727 juta ini dipicu oleh tingginya biaya akomodasi, sistem pajak di Amerika Serikat, serta perjalanan jarak jauh antar kota. Dilansir dari Bola, tekanan finansial ini sempat disuarakan oleh UEFA berdasarkan laporan dari berbagai federasi anggotanya.

Federasi peserta kini dijadwalkan menerima bonus partisipasi sebesar US$10 juta ditambah tunjangan persiapan senilai US$2,5 juta. Selain itu, FIFA mengalokasikan dukungan lebih dari US$16 juta untuk distribusi tiket dan kebutuhan delegasi guna menjaga daya saing tim di luar lapangan.

Tim yang berhasil meraih gelar juara pada partai final di New York City tanggal 19 Juli 2026 dipastikan akan membawa pulang hadiah sebesar US$50 juta. Secara keseluruhan, total dana edisi 2026 ini telah melonjak hingga 50 persen jika dibandingkan dengan penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar.

Kenaikan ini merupakan hasil negosiasi panjang sejak akhir 2025 setelah angka rekor awal US$727 juta dianggap tidak mencukupi realitas biaya di lapangan. Meski menanggung tiket pesawat kelas bisnis untuk 50 orang delegasi dan fasilitas latihan, federasi tetap terbebani biaya staf teknis tambahan.

FIFA mampu membiayai kebijakan ini berkat proyeksi pendapatan yang mencapai lebih dari US$11 miliar untuk siklus 2023-2026. Keberhasilan format baru Piala Dunia Antarklub FIFA di Amerika Serikat menjadi salah satu faktor kuat yang mengamankan kontrak komersial organisasi tersebut.

Di sisi lain, laporan dari Eropa mengindikasikan adanya potensi lonjakan harga tiket pertandingan bagi penonton, terutama pada fase gugur. Kondisi ini menempatkan Piala Dunia 2026 pada tantangan antara menjaga nilai komersial pasar dan mempertahankan aksesibilitas bagi penggemar sepak bola biasa.

Artikel terkait

Rekomendasi