FIFA Berencana Sanksi Timnas Iran Terkait Penggunaan Atribut Politik

FIFA Berencana Sanksi Timnas Iran Terkait Penggunaan Atribut Politik

Badan sepak bola dunia FIFA berencana menjatuhkan sanksi kepada tim nasional Iran yang kedapatan mengenakan pin simbolik bermuatan pesan politik saat tiba di Tijuana, Meksiko, menjelang Piala Dunia 2026.

Aksi skuad Iran tersebut memicu kontroversi karena penggunaan atribut di luar konteks pertandingan dilarang oleh federasi internasional, sebagaimana dilansir dari Suara pada Juni 2026.

Para pemain menggunakan pin bertuliskan "#168" untuk mengenang 168 anak yang tewas akibat serangan rudal Amerika Serikat di Sekolah Dasar Shajareh Tayyebeh pada awal Maret 2026.

Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi jumlah korban tersebut, sementara investigasi awal media internasional mengarah pada keterlibatan militer Amerika Serikat.

Langkah disipliner kini tengah dipersiapkan oleh federasi sepak bola dunia karena aturan berpakaian ketat yang mengikat seluruh elemen tim, termasuk pelatih Amir Ghalenoei.

"Perlengkapan tidak boleh mengandung slogan atau pesan politik," kata aturan FIFA yang berpotensi menjerat skuad Iran.

Atribut peringatan ini baru mulai dipakai dalam perjalanan menuju Meksiko dan tidak terlihat saat tim melakukan persiapan di Turki.

Wilayah Meksiko kini menjadi basis utama tim nasional Iran setelah mereka tidak mendapatkan izin untuk bermarkas di Amerika Serikat.

Sebelumnya, timnas Iran juga sempat membawa simbol penghormatan seperti tas sekolah dan gambar korban dalam laga uji coba sebagai bentuk solidaritas terhadap tragedi maut tersebut.

Merespons situasi yang kian sensitif, pihak penyelenggara memperketat pengamanan dengan memberlakukan jadwal latihan tertutup serta membatasi aktivitas publik tim Iran demi mencegah gejolak lanjutan.

Artikel terkait

Rekomendasi