Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA memastikan akan menghadirkan konsep baru dalam pembukaan Piala Dunia 2026 mendatang. Berbeda dari edisi sebelumnya, turnamen kali ini akan menyelenggarakan tiga upacara pembukaan terpisah di tiga negara tuan rumah.
Kebijakan tersebut dilansir dari Bola, yang menyebutkan bahwa Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko masing-masing akan memiliki seremoni pembukaan tersendiri. Langkah ini menandai transformasi signifikan sepanjang sejarah penyelenggaraan kompetisi sepak bola antarklub paling bergengsi di dunia tersebut.
Rangkaian pertunjukan musik berskala internasional sedang dipersiapkan untuk menyambut laga perdana di masing-masing negara penyelenggara. Strategi ini diambil guna menonjolkan kekayaan identitas budaya lokal sekaligus merayakan perluasan skala turnamen.
Sejumlah musisi papan atas dunia dilaporkan telah mengonfirmasi kehadiran mereka dalam pesta pembukaan tersebut. Nama-nama besar seperti Michael Bublé dan Katy Perry dipastikan akan menjadi pengisi acara utama dalam panggung global tersebut.
Daftar penampil semakin meriah dengan kehadiran penyanyi serta rapper internasional ternama. Lisa BLACKPINK, J Balvin, hingga Future dijadwalkal masuk dalam jajaran artis yang akan menghibur para penggemar sepak bola di lokasi penyelenggaraan.
Berdasarkan laporan yang ada, seremoni pembukaan akan dilangsungkan sesaat sebelum pertandingan pertama masing-masing negara tuan rumah di fase grup dimulai. Meksiko dijadwalkan memulai rangkaian acara ini pada 11 Juni 2026 bertempat di Estadio Azteca.
Setelah pembukaan di Meksiko, agenda akan berlanjut ke Kanada yang berlokasi di Toronto. Sementara itu, Amerika Serikat akan menggelar upacara pembukaan di Los Angeles pada hari berikutnya.
Pihak FIFA menjelaskan bahwa pemilihan format ini bertujuan untuk membuat Piala Dunia 2026 terasa lebih meriah dan inklusif. Terlebih, edisi kali ini merupakan yang pertama kalinya melibatkan 48 tim peserta di tiga negara berbeda secara serentak.
Selain seremoni utama, terdapat rencana agenda tambahan yang akan mengusung tema perayaan sejarah Amerika Serikat. Kegiatan pendukung tersebut kabarnya akan diselenggarakan secara terpisah di beberapa kota besar di wilayah AS.
Penyelenggaraan Piala Dunia tahun ini menjadi momen kedua dalam sejarah di mana ajang tersebut dikelola oleh lebih dari satu negara. Sebelumnya pada 2002, Korea Selatan dan Jepang menjadi tuan rumah bersama, dengan Korea Selatan sebagai lokasi upacara pembukaan.