Baim Wong Debut Sutradara Lewat Film Semua Akan Baik-Baik Saja

Baim Wong Debut Sutradara Lewat Film Semua Akan Baik-Baik Saja

Film drama keluarga Semua Akan Baik-Baik Saja resmi tayang perdana di seluruh jaringan bioskop Indonesia termasuk XXI, CGV, dan Cinepolis pada Rabu, 13 Mei 2026. Karya produksi Tiger Wong Entertainment ini menandai debut Baim Wong sebagai sutradara sekaligus penulis skenario bersama Oka Aurora dan Eurico K Pratama.

Antusiasme tinggi terlihat di berbagai daerah, salah satunya di XXI ACC Passo, Ambon, yang dipenuhi penonton pada hari pertama penayangan. Film berdurasi 113 menit ini mengisahkan tokoh Langit, diperankan Reza Rahadian, yang harus mengasuh tiga keponakannya setelah kematian mendadak kakaknya, Mentari.

Kisah ini menyoroti perjuangan Langit menghadapi dinamika keluarga yang kompleks, termasuk merawat Alim, anak berkebutuhan khusus yang sering mengalami perundungan. Konflik semakin memuncak saat mantan suami Mentari muncul untuk membahas harta warisan di tengah kerenggangan hubungan antaranggota keluarga.

Jewel, seorang penonton di Ambon, memberikan apresiasi terhadap kedalaman cerita yang disajikan dalam film tersebut.

"Filmnya bagus dan sangat relatable dengan kehidupan sekarang, tentang perjuangan, survive dengan keadaan dan yang paling penting sangat menyentuh," ujar Jewel penonton.

Kegiatan menonton bersama juga digelar oleh Alumni SMA Jakarta Bersatu (ASJB) Korwil Jakarta Timur di XXI Cipinang Indah Mall pada Kamis, 14 Mei 2026 sore. Ketua ASJB Korwil Jakarta Timur, Susi, menekankan pentingnya nilai kebersamaan yang diangkat dalam alur cerita film ini.

"Bersama sahabat ASJB Korwil Timur membuktikan bahwa silaturahmi yang tulus bisa dilakukan dimanapun, kapanpun, dan dalam moment apapun. Keceriaan, keseruan, dan nostalgia bisa terwujud. Film ini menghadirkan dinamika keluarga yang cukup menyentuh dan relate dengan situasi banyak keluarga saat ini. Kerukunan, kejujuran, dan saling mengasihi adalah point-point dari film ini. Untuk kedepannya, semoga silaturahmi anggota ASJB lintas korwil tetap terus bisa terjalin dalam moment kebersamaan yang santai dan bahagia bersama," ujar Susi, Ketua ASJB Korwil Jakarta Timur.

Penonton lainnya, Yuli Astuti, menceritakan pengalaman emosional saat menyaksikan film tersebut bersama sang buah hati.

"Felis anak saya sangat tersentuh, bahkan sepanjang film terus menitikkan air mata. Kami senang sekali ada film yang mengangkat tema disabilitas dengan sangat menyentuh dan manusiawi. Film ini memberi banyak pelajaran tentang empati dan kasih sayang," ungkap Yuli Astuti, peserta nonton bareng.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Yuni Wulandari kepada jajaran pengurus yang telah memfasilitasi kegiatan nonton bersama tersebut.

"Terimakasih untuk Ketua ASJB Timur beserta Pengurusnya yang sudah mau repot 'mengurusi' sehingga kita bisa menikmati film yang penuh makna dan menyentuh jiwa. Sekali lagi terimakasih," ujar Yuni Wulandari, peserta nonton bareng.

Berdasarkan data ulasan awal yang dilansir Harapan Rakyat, film ini memperoleh rating 4.7 dari 5 karena dianggap sebagai potret slice of life yang jujur. Produksi film ini diperkuat oleh aktor ternama seperti Christine Hakim, Raihaanun, Ari Irham, dan Happy Salma, serta iringan lagu tema dari Barsena Bestandhi dan .Feast.

Artikel terkait

Rekomendasi