Film Horor Backrooms Siap Tayang di Bioskop Indonesia Juni 2026

Film Horor Backrooms Siap Tayang di Bioskop Indonesia Juni 2026

Pecinta sinema horor psikologis akan segera menyambut kehadiran film Backrooms di layar lebar. Seperti dilansir dari Suara, adaptasi film panjang ini dijadwalkan tayang serentak di berbagai bioskop Indonesia mulai 10 Juni 2026 mendatang.

Karya sinematik ini merupakan adaptasi dari film pendek viral di internet yang berjudul "The Backrooms (Found Footage)" yang dirilis pada 2022. Sutradara asli dari versi viral tersebut, Kane Parsons, kembali ditunjuk untuk menggarap proyek layar lebar ini.

Proyek ambisius ini diproduksi oleh studio besar dengan melibatkan jajaran aktor papan atas Hollywood. Aktor ternama Chiwetel Ejiofor didapuk sebagai pemeran utama bersama aktris populer Renate Reinsve.

Alur cerita berfokus pada karakter bernama Clark yang diperankan oleh Chiwetel Ejiofor. Clark adalah seorang pemilik toko furnitur yang menjalani kehidupan biasa dan rutin berkonsultasi dengan seorang terapis bernama Mary yang diperankan oleh Renate Reinsve.

Kehidupan normal Clark berubah drastis setelah terjadi insiden mati listrik di tokonya. Saat turun ke area bawah tanah untuk memeriksa sumber masalah, ia menemukan sebuah dinding misteri yang tidak biasa.

Ketika menembus dinding tersebut, Clark mendadak terlempar ke dalam dimensi alternatif aneh bernama Backrooms. Tempat ini berupa jaringan ruangan kosong yang luas, sunyi, memiliki pencahayaan redup, dan seolah tidak memiliki ujung.

Clark menyadari bahwa dirinya tidak sendirian di dalam labirin tanpa penghuni manusia tersebut. Sesosok makhluk misterius yang tidak terlihat mulai mengintai dan memburunya di dalam dimensi asing itu.

Misteri Hilangnya Clark dan Investigasi Ilmiah

Setelah berhasil keluar dari tempat mengerikan itu, Clark menceritakan pengalamannya kepada Mary. Namun, sang terapis menganggap kesaksian tersebut hanyalah halusinasi atau dampak psikologis dari tekanan emosional.

Demi membuktikan kebenaran ceritanya, Clark memutuskan untuk kembali masuk ke dalam dimensi Backrooms. Keputusan tersebut berujung fatal karena setelah itu ia menghilang tanpa jejak.

Kehilangan kontak dengan pasiennya membuat Mary mulai merasa curiga dan terdorong untuk menyelidiki misteri ini secara mandiri. Penyelidikan tersebut menuntunnya pada sejumlah fakta mengejutkan dari masa lalu.

Cerita kemudian membawa penonton mundur ke tahun 1990, saat para ilmuwan dari Async Research Institute sedang meneliti fenomena ruang ekstradimensi tersebut. Melalui rekaman lama, terungkap nasib tragis ilmuwan bernama Naren Warne yang tewas setelah terpisah dari kelompoknya akibat serangan entitas misterius.

Temuan dokumen lama ini menjadi bukti otentik bahwa dimensi berbahaya tersebut benar-benar nyata. Mary akhirnya terlibat langsung dalam investigasi bersama para ilmuwan untuk memahami rahasia kelam yang tersimpan di dalam Backrooms.

Artikel terkait

Rekomendasi