Sony Pictures Entertainment resmi memperkenalkan film Resident Evil 2026 melalui unggahan trailer 4K pada 30 April 2026. Film arahan sutradara Zach Cregger ini mengusung alur orisinal yang berlatar belakang peristiwa paralel di Raccoon City.
Dilansir dari Suara, produksi layar lebar ini tetap mengambil inspirasi dari waralaba game populer milik Capcom. Namun, Cregger memutuskan untuk menghadirkan narasi mandiri yang tidak berfokus pada tokoh utama lama seperti Leon S. Kennedy.
Keputusan tersebut diambil karena sang sutradara merasa penceritaan ulang karakter ikonik tidak akan memberikan dampak baru bagi penonton. Proyek ini lebih memilih mengeksplorasi sisi lain dari tragedi kota tersebut.
"Bagi saya, rasanya tidak akan ada keuntungan jika saya menceritakan kisah Leon, karena game-game tersebut sudah melakukannya dengan sangat baik," jelas Zach Cregger, Sutradara Resident Evil 2026.
Latar tempat dalam film ini berlokasi di sebuah rumah terpencil yang tertutup salju, saat kekacauan besar sedang melanda pusat kota. Pendekatan visual dan desain produksi tetap mengacu pada estetika klasik yang ada pada game Resident Evil 2.
Desainer produksi Tom Hammock mengonfirmasi bahwa timnya bekerja keras untuk mereplikasi atmosfer kota, termasuk tekstur bangunan dan cuaca hujan yang konstan. Selain visual, unsur mekanisme permainan seperti keterbatasan amunisi turut diintegrasikan ke dalam naskah.
Meskipun mengusung cerita baru, film ini tetap menyisipkan berbagai referensi bagi penggemar lama. Penonton akan menemukan elemen familiar seperti benda penyembuh dari seri keempat serta perkembangan senjata yang bertahap.
Reaksi positif mulai muncul dari kalangan penggemar setelah melihat cuplikan perdana tersebut. Salah satu penonton menyoroti perubahan arah kreatif yang awalnya sempat diragukan namun justru terlihat menjanjikan.
"Saya skeptis tentang sutradara yang menambahkan humor dan tidak mengikuti alur cerita. Tapi ini sungguh luar biasa," ujar seorang penonton.
Film Resident Evil 2026 dijadwalkan memulai penayangan perdana di bioskop pada 18 September mendatang. Karya ini diposisikan sebagai penghormatan terhadap genre survival horror yang menjadi identitas utama waralaba aslinya.