Film Taiwan Sunshine Womens Choir Tayang di Bioskop Indonesia 20 Mei

Film Taiwan Sunshine Womens Choir Tayang di Bioskop Indonesia 20 Mei

Layar lebar Indonesia akan segera kedatangan karya sinematik penuh emosi asal Taiwan berjudul Sunshine Women’s Choir. Film drama ini dijadwalkan mulai menyapa penonton di seluruh bioskop tanah air pada 20 Mei 2026 mendatang.

Disutradarai oleh Gavin Lin, film ini membawa narasi yang menyentuh tentang harapan di balik jeruji besi. Seperti dilansir dari Suara, naskah film ini digarap oleh Hendry Lu dengan fokus pada kehangatan hubungan antarmanusia.

Sunshine Women’s Choir telah menorehkan prestasi gemilang sebagai salah satu film terlaris sepanjang masa di negara asalnya. Ceritanya mengeksplorasi sisi kemanusiaan narapidana perempuan yang sering kali terlupakan oleh masyarakat luas.

Alur cerita berpusat pada kehidupan para penghuni penjara perempuan yang masing-masing memikul beban masa lalu kelam. Beberapa dari mereka terjerumus ke dunia kriminal akibat tekanan hidup maupun keputusan buruk di masa lalu.

Suasana penjara yang awalnya dingin mulai berubah drastis saat seorang bayi perempuan lahir di lingkungan tersebut. Kehadiran nyawa baru ini membawa secercah cahaya bagi para narapidana yang haus akan kasih sayang.

Empat orang narapidana dengan latar belakang berbeda memutuskan untuk merawat bayi tersebut secara bersama-sama. Meski tidak memiliki ikatan darah, mereka menjaga dan memberikan kasih sayang tulus selayaknya sebuah keluarga utuh.

Inspirasi Paduan Suara dan Perjuangan Melawan Keterbatasan

Konflik batin mulai memuncak saat sang anak tumbuh besar dan didiagnosis menderita penyakit mata yang mengancam penglihatannya. Kondisi memprihatinkan ini memicu para narapidana untuk menciptakan sebuah kenangan yang tak terlupakan.

Mereka berinisiatif membentuk kelompok paduan suara di dalam lembaga pemasyarakatan tersebut. Tujuannya hanya satu, yakni memberikan pertunjukan musik terbaik yang bisa terus diingat oleh sang anak di tengah keterbatasan mereka.

Proses latihan tidak berjalan mulus karena mereka harus berhadapan dengan fasilitas yang minim serta tekanan mental. Namun, musik justru menjadi sarana penyembuhan luka batin dan alat pemersatu bagi para perempuan tersebut.

Kisah yang diangkat dari kejadian nyata ini diperkuat oleh penampilan akting dari Ivy Chen, Judy Ongg, dan Hsin Ling Chung. Selain itu, film ini juga melibatkan deretan talenta seperti Amber An, May Suen, Ke-li Miao, hingga Annie Chen.

Artikel terkait

Rekomendasi