Pertandingan final Liga Champions akan mempertemukan Paris Saint-Germain melawan Arsenal di Puskas Arena, Hungaria, pada Sabtu (30/5) pukul 23.00 WIB. Laga ini menjadi momentum krusial bagi kedua klub yang mengusung misi besar berbeda di kompetisi tertinggi Eropa tersebut.
Arsenal mengincar trofi Liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub, sementara Paris Saint-Germain berambisi mempertahankan gelar juara demi mengukuhkan posisi mereka di Eropa. Pertandingan puncak ini diprediksi berjalan ketat mengingat rekor pertemuan kedua tim yang berimbang, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Catatan sejarah menunjukkan Arsenal dan Paris Saint-Germain sama-sama mengemas dua kemenangan dan tiga hasil imbang dari tujuh laga yang pernah dilakoni. Menjelang laga besar tersebut, mantan pemain Timnas Prancis Christophe Dugarry memberikan peringatan khusus kepada kubu Arsenal mengenai kekuatan lawan mereka.
"PSG telah menjadi master dalam permainan mereka. Tidak ada tim lain yang mampu menandinginya," tegas Christophe Dugarry.
Mantan pesepak bola tersebut menilai klub asal Prancis itu memiliki fleksibilitas strategi yang sangat tinggi di lapangan. Fleksibilitas ini diyakini akan menyulitkan strategi permainan yang telah disiapkan oleh kubu perwakilan Inggris.
"PSG mampu beradaptasi dengan gaya main tim mana pun. Arsenal akan bekerja sangat keras untuk mematahkan dominasi PSG di lapangan," tambah Christophe Dugarry.
Pertemuan ini sekaligus mempertemukan dua tim yang berstatus sebagai juara domestik, dengan Arsenal sebagai kampiun Premier League dan Paris Saint-Germain sebagai jawara Ligue 1. Kesiapan Paris Saint-Germain dalam menghadapi laga final juga telah teruji setelah pada partai puncak musim lalu mereka sukses menumbangkan Inter Milan dengan skor telak 5-0.