Flamengo Rotasi Skuad Hadapi Cusco demi Kampanye Terbaik Libertadores

Flamengo Rotasi Skuad Hadapi Cusco demi Kampanye Terbaik Libertadores

Klub asal Brasil Flamengo melakukan perombakan besar dalam susunan pemain saat menjamu tim Peru Cusco FC pada laga terakhir Grup A Copa Libertadores di Stadion Maracana pada Selasa, 26 Mei 2026 malam waktu setempat. Langkah rotasi ini diambil oleh pelatih Leonardo Jardim demi mengamankan status sebagai juara grup dengan rekam jejak akumulasi poin terbaik di fase grup kompetisi tersebut.

Perubahan paling mencolok terjadi di sektor penjaga gawang dengan masuknya Andrew sebagai starter untuk menggantikan posisi Agustín Rossi yang didegradasi ke bangku cadangan setelah melakukan beberapa kesalahan fatal. Berdasarkan laporan UOL, Andrew yang didatangkan dari klub Portugal Gil Vicente pada Januari lalu tercatat baru tampil dalam lima pertandingan di kejuaraan negara bagian Rio de Janeiro.

Selain sektor kiper, lini belakang Flamengo diisi oleh duet bek tengah Danilo dan Vitao, sementara Leo Pereira serta Leo Ortiz mengawali laga dari bangku cadangan. Di sektor tengah, Saul diplot mengisi posisi Jorginho yang mengalami cedera patah jempol kaki kanan akibat pelanggaran keras saat Flamengo takluk 0-3 dari Palmeiras di kompetisi domestik akhir pekan lalu.

Flamengo saat ini memimpin klasemen Grup A dengan raihan 13 poin dan sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar, sedangkan Cusco FC terdampar di dasar klasemen dengan baru mengoleksi satu poin. Meski sudah lolos, tim tuan rumah berambisi bangkit setelah tersingkir dari Copa do Brasil oleh Vitoria dan menderita kekalahan dari Palmeiras di Liga Brasil yang membuat mereka tertinggal tujuh angka dari puncak klasemen.

Pemain belakang Flamengo, Leo Pereira menegaskan bahwa timnya tetap optimistis menatap sisa kompetisi yang ada meskipun baru saja menelan kekalahan telak di liga domestik.

"Continuamos confiantes no nosso trabalho", ujar Leo Pereira, lini pertahanan Flamengo.

Kekalahan dari Palmeiras diakui menjadi pukulan telak bagi skuad Rubro-Negro yang sedang berjuang menjaga konsistensi performa mereka.

"Ainda há muitos pontos em jogo. É, sem dúvida, uma derrota que pesa muito", kata Leo Pereira, pemain belakang Flamengo.

Ia menambahkan bahwa seluruh elemen tim telah memahami evaluasi dan langkah-langkah strategis yang harus dilakukan untuk membalikkan situasi ke jalur kemenangan.

"sabemos o que temos de fazer para reverter a situação", tutur Leo Pereira, bek Flamengo.

Di sisi lain, gelandang serang Jorge Carrascal tengah menuai gelombang kritik dari para suporter bahkan hingga memicu aksi protes di depan rumahnya akibat kartu merah ceroboh pada laga kontra Palmeiras. Mengenai kartu merah tersebut, Leonardo Jardim pasang badan untuk membela pemain internasional Kolombia itu dalam sesi konferensi pers.

"É muito fácil dar cartões vermelhos ao Flamengo", cetus Leonardo Jardim, Pelatih Flamengo.

Jardim menilai tindakan Carrascal yang mengangkat kaki terlalu tinggi hingga mengenai wajah bek Murilo bukanlah sebuah kesengajaan.

"Não foi uma agressão. Foi acidental", jelas Leonardo Jardim, Juru Taktik Flamengo.

Kendati mendapat pembelaan dari pelatih, Carrascal tetap menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun media sosial pribadinya karena merasa bersalah atas hasil buruk tim.

"Quero pedir desculpa aos adeptos", tulis Jorge Carrascal, Gelandang Flamengo.

Carrascal mengaku sangat terpukul dan sedih atas insiden pengusiran dirinya yang merugikan perjuangan tim di lapangan.

"com o coração partido pelo que aconteceu", sambung Jorge Carrascal, Pemain Flamengo.

Terkait sektor penjaga gawang yang sedang disorot, Leonardo Jardim mengonfirmasi bahwa pemberian menit bermain kepada Andrew merupakan bagian dari penilaian objektif terhadap performa sang pemain selama di Portugal.

"É um rapaz que teve uma boa passagem por Portugal (...). Quero dar uma oportunidade ao Andrew, mas não quero afastar o Rossi, porque continuo a achar que ele é o nosso guarda-redes titular", terang Leonardo Jardim, Pelatih Flamengo.

Sementara itu, Cusco FC datang ke Rio de Janeiro tanpa peluang untuk melanjutkan kiprah di turnamen antarklub Amerika Selatan musim ini. Pelatih Cusco FC, Alejandro Orfila masih mengingat kekalahan 0-2 dari Flamengo pada pertemuan pertama di Stadion Inca Garcilaso de la Vega yang sempat diwarnai keputusan kontroversial VAR saat menganulir gol Marlon Ruidias.

"Não há necessidade do VAR falhar desta forma", kecam Alejandro Orfila, Pelatih Cusco FC.

Statistik Performa Fase Grup Copa Libertadores 2026
Indicador (média por jogo)Flamengo (1º)Cusco (4º)
Gols marcados1,60,8
Gols sofridos0,41,8
Finalizações12,210,8
Finalizações no alvo6,24,2
Posse de bola56,5%51,4%
Escanteios3,23,6
Cartões amarelos0,81,6
Rekor Pertemuan Sebelumnya Antara Kedua Tim
Indicador (único confronto)FlamengoCusco
Vitórias10
Empates00
Gols20
Posse de bola50%50%
Finalizações1710
Finalizações no alvo102
Escanteios75

Pertandingan ini menjadi penutup rangkaian penyisihan Grup A bagi kedua tim sebelum Flamengo mengalihkan fokus kembali ke kompetisi domestik melawan Coritiba pada akhir pekan mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi