Florentino Perez resmi terpilih kembali sebagai Presiden Real Madrid hingga tahun 2030 setelah memenangkan pemilu klub dengan keunggulan suara yang mutlak pada Minggu (7/6/2026).
Kemenangan politisi historis asal Madrid tersebut dikonfirmasi oleh jurnalis Fabrizio Romano setelah proses penghitungan suara selesai dilakukan. Berdasarkan data makroanket dari El Chiringuito, Perez memperoleh dukungan sebesar 64,1 persen suara, sementara jajak pendapat keluar dari Diario AS menunjukkan angka pencapaian sebesar 66 persen.
Keberhasilan ini memperpanjang dominasi Perez yang pada periode-periode sebelumnya langsung melenggang tanpa pemungutan suara karena absennya pihak oposisi. Melalui hasil mutlak ini, kepemimpinan sang presiden paling berprestasi dalam sejarah klub resmi diperpanjang, mengungguli catatan historis milik Santiago Bernabeu dengan raihan total 37 gelar juara termasuk tujuh trofi UEFA Champions League.
Sebelum pemilu digelar, Perez sempat menegaskan kesiapannya untuk menghadapi rival politik yang ingin maju memperebutkan kursi kepemimpinan klub di hadapan publik.
"El que se quiera presentar, que se presente, es su oportunidad, le invito a que lo haga. Lo que tienen que hacer es presentarse y no ir por detrás con periodistas. Convoco elecciones para que haya candidatos. Que vengan, los estoy esperando. La gente me quiere a mí, por eso salgo hoy a hablar, porque no puedo permitir esto. Después de tantos años, se meten conmigo y se meten con el Real Madrid" ujar Florentino Perez.
Perez juga menekankan soliditas posisinya di internal klub berkat besarnya kekuatan dukungan dari para anggota resmi atau socios Real Madrid.
"A mí me tendrán que echar a tiros porque tengo el apoyo de todos los socios del Real Madrid" kata Florentino Perez.
Setelah mengamankan kembali mandat kekuasaannya, pria berusia 79 tahun tersebut diprediksi akan memperketat sikapnya terhadap tekanan media massa yang dinilainya menyudutkan klub.
"¿Por qué quieren meterse los periodistas con el club más valorado y que tiene además más seguidores del mundo? Pero si es un activo de todos. Es un bien del fútbol. Me da vergüenza decir que a mí me han elegido el mejor presidente de la historia, pero también. ¿Pero por qué me quieren matar a mí? Porque haya unos niños que van por ahí diciendo que se quieren presentar. Que se presenten. ¿Pero ahora porque no ganamos al Barcelona el otro día nos quieren matar? No. Es una campaña organizada" tegas Florentino Perez.