Francesco Pio Esposito Cetak Gol Kemenangan Beruntun untuk Timnas Italia

Francesco Pio Esposito Cetak Gol Kemenangan Beruntun untuk Timnas Italia

Striker muda Italia Francesco Pio Esposito berkomitmen penuh untuk selalu menampilkan performa terbaiknya saat dipercaya mengenakan seragam tim nasional. Penegasan ini muncul setelah sang pemain menunjukkan ketajaman impresif dalam dua pertandingan uji coba yang dilakoni pekan ini.

Pemain milik Inter Milan tersebut menjadi bintang kemenangan Gli Azzurri saat bersua Luksemburg dan Yunani, seperti dikutip dari Suara. Sepasang gol yang dilesakkan Pio Esposito mengantarkan Italia mengemas kemenangan identik dengan skor 1-0 dalam dua laga tersebut.

Berkat tambahan dua gol ini, Pio Esposito tercatat sudah mengumpulkan total lima gol dari sembilan penampilan di level internasional bersama tim nasional senior Italia.

Pencapaian tersebut menyejajarkan namanya dalam deretan striker muda paling tajam dalam sejarah sepak bola Italia. Untuk catatan pemain yang belum menginjak usia 21 tahun, hanya legenda legendaris Giuseppe Meazza yang mampu menorehkan jumlah gol lebih banyak untuk Gli Azzurri.

Kendati mengukir rekor impresif, pesepak bola berumur 20 tahun tersebut menegaskan bahwa hasil akhir yang diraih kolektif jauh lebih krusial daripada rekor personal.

"Saya senang dengan gol yang saya cetak dan pencapaian ini, tetapi itu bukan yang saya pikirkan sebelum pertandingan. Saya lebih bahagia karena kami menang. Kami memiliki kelompok yang luar biasa," kata Pio Esposito.

Menurut pandangannya, seluruh elemen skuad Gli Azzurri tetap menjaga fokus dan keseriusan tertinggi walau pertandingan yang mereka jalani sebatas laga persahabatan.

"Kami tidak menganggap dua pertandingan ini sebagai laga persahabatan. Kami ingin memenangkan keduanya," ujar Pio Esposito.

Bangkit dari Kegagalan Penalti

Nama Pio Esposito sebelumnya sempat menjadi sorotan publik setelah dirinya gagal mengonversi peluang dalam drama adu penalti sewaktu menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada Maret lalu.

Namun, momen pahit itu dipandangnya sebagai sebuah medium pembelajaran berharga demi mengembangkan karier ke depan.

"Saya selalu memberikan segalanya ketika mengenakan seragam ini. Gagal mengeksekusi penalti bisa saja terjadi, tetapi saya harus terus melangkah ke depan. Saya senang dua pertandingan ini berjalan dengan baik. Saya berharap bisa terus seperti ini," kata Pio.

Pio Esposito sendiri telah kembali ke skuad Inter Milan pada bursa transfer musim panas tahun lalu. Pemulangan ini dilakukan manajemen setelah sang penyerang menyelesaikan masa peminjaman selama dua musim penuh bersama klub Serie B, Spezia.

Sepanjang bergulirnya musim 2025/2026, striker potensial ini tercatat sudah diturunkan dalam 48 laga di seluruh ajang kompetisi bersama Nerazzurri. Ia berhasil menyumbangkan kontribusi nyata berupa 10 gol serta enam assist.

Catatan statistik dan performa konsisten tersebut membuat posisinya kian diperhitungkan sebagai pilar lini depan masa depan Italia. Adapun ikatan kontrak kerja Pio Esposito bersama Inter Milan masih berdurasi panjang hingga Juni 2030.

Artikel terkait

Rekomendasi