Pemain belakang andalan Persib Bandung, Frans Putros, mendapatkan panggilan resmi untuk memperkuat skuad sementara Timnas Irak. Pemanggilan ini menjadi momen penting yang berpotensi mengukir sejarah baru bagi kompetisi sepak bola di Indonesia menjelang Piala Dunia 2026.
Seperti dikutip dari Suara, Frans Putros berpeluang besar mencatatkan rekor prestisius sebagai pemain aktif pertama dari Liga Indonesia yang menembus putaran final Piala Dunia. Nama legiun asing milik Maung Bandung ini dipastikan masuk dalam skema taktik pelatih setelah diumumkan melalui rilis resmi akun X Timnas Irak pada Rabu.
Pelatih kepala Timnas Irak, Graham Arnold, memanggil sebanyak 34 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan intensif. Program persiapan menyongsong turnamen bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung di Spanyol mulai 22 Mei 2026 mendatang.
Guna menjaga sektor penjaga gawang, Graham Arnold memboyong empat kiper terbaiknya ke Eropa. Posisi ini dipercayakan kepada Kamil Saadi, Fahad Talib, Ahmed Basil, dan penjaga gawang senior Jalal Hasan.
Frans Putros harus bersaing ketat untuk memperebutkan posisi utama di lini pertahanan Singa Mesopotamia. Ia akan bersaing dengan deretan bek tangguh lain seperti Maytham Jabbar, Zaid Tahseen, Akam Hashim, Manaf Younis, dan Rebin Solaka. Selain itu, ada pula nama Mustafa Sa'adoun, Ahmed Yahya, Ahmed Maknzi, Merchas Doski, serta Hussein Ali.
Sektor lini tengah Irak akan diperkuat oleh kombinasi pemain muda berbakat seperti Zaid Ismail, Peter Korkis, Youssed Al-Amine, Zidane Iqbal, Kevon Yagoub, dan Amir Al-Ammari. Opsi gelandang kreatif lainnya meliputi Marco Farag, Ibrahim Bayesh, Ahmed Qassem, Youssed Al-Nasrawi, Dario Namo, Hasan Abdel Karim, dan Ayman Sher.
Pada lini serang, Graham Arnold menyiapkan enam penyerang untuk membobol gawang lawan. Skuad depan ini diisi oleh Mohannad Ali, Ali Youssef, Aymen Hussein, Ali Al-Ahmadi, Ali Jassim, dan Karrar Nabeel.
Persaingan Ketat di Grup I
Pemusatan latihan yang digelar di Spanyol ini merupakan bagian dari persiapan akhir Irak. Tim asal Timur Tengah tersebut dihadapkan pada tantangan besar karena berada di kelompok yang sangat kompetitif.
Berdasarkan hasil undian resmi, Irak tergabung dalam Grup I Piala Dunia 2026. Mereka dijadwalkan bersaing sengit melawan tim-tim kuat dunia, yaitu Norwegia, Prancis, dan Senegal.
Peta persaingan yang berat di Grup I ini menjadi alasan utama Graham Arnold mengumpulkan para pemainnya lebih awal. Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan bagi pemain Liga Indonesia untuk menguji kemampuan di level internasional.