Gelar juara BRI Super League 2025/2026 menjadi fokus utama bek Persib Bandung, Frederico Barba. Pemain bertahan asal Italia tersebut memilih untuk mengesampingkan peluangnya meraih penghargaan sebagai pemain terbaik musim ini demi membawa timnya bertengger di podium tertinggi.
Persib Bandung dijadwalkan bersua Persijap Jepara pada laga pamungkas pekan terakhir kompetisi. Pertandingan penentu ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 16.00 WIB.
Seperti dilaporkan Medcom, Frederico Barba yang masuk dalam jajaran nominasi pemain terbaik musim ini menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memikirkan pencapaian individual tersebut. Prioritas utamanya adalah memastikan Maung Bandung mengunci status juara.
Dilansir dari laman resmi I-League, perhatian pemain bernomor punggung 5 itu sepenuhnya tertuju pada laga kontra Persijap Jepara. Baginya, kemenangan kolektif jauh lebih bernilai daripada target pribadi.
"Saya rasa saat ini yang lebih penting adalah memikirkan pertandingan. Pekan ini saya fokus kepada pertandingan ini," ujar Barba.
Klub asuhan Bojan Hodak kini berada di ambang sejarah besar untuk merengkuh trofi juara liga selama tiga musim berturut-turut. Tim kebanggaan masyarakat Bandung ini hanya membutuhkan hasil imbang untuk mempertahankan gelar juara.
Mantan pemain Como 1907 tersebut menambahkan bahwa posisi Persib saat ini merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen tim sejak awal musim. Oleh karena itu, ia bertekad menyelesaikan kompetisi dengan hasil paling maksimal.
"Kami semua di sini secara mental sudah bersiap untuk berjuang sampai ke pertandingan terakhir. Ini yang kami inginkan. Jadi kami sudah sampai di sini sekarang dan kami masih terus berjuang, ini hal yang fantastis," terang Barba.
Dirinya juga meyakini bahwa keberhasilan individu seorang pesepak bola senantiasa berakar dari pencapaian tim secara keseluruhan.
"Saya sangat fokus ke sana. Baru setelah itu, tentu saja, ketika tim dan semua orang mencapai hasil terbaik, akan jauh lebih mudah juga bagi pemain secara individu untuk mencapai beberapa target. Dan saya rasa dasarnya adalah pencapaian tim," kata Barba.