Tiga Ganda Putri Indonesia Lolos Perempat Final Indonesia Open 2026

Tiga Ganda Putri Indonesia Lolos Perempat Final Indonesia Open 2026

Tiga pasangan ganda putri Indonesia berhasil melaju ke babak perempat final turnamen Indonesia Open 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Kamis (4/6/2026).

Pencapaian luar biasa ini dilansir dari Detik Sport sekaligus memastikan satu tiket semifinal turnamen level super 1000 tersebut sudah aman dalam genggaman perwakilan tuan rumah.

Sektor ganda putri meloloskan pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, serta Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi.

Kepastian tiket semifinal diperoleh karena Febriana/Meilysa dijadwalkan saling bertarung melawan Rachel/Febi pada babak delapan besar untuk memperebutkan satu tempat di babak empat besar.

Sementara itu, pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi harus bertanding melawan unggulan Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, demi merebut tiket semifinal lainnya.

Keberhasilan mengejutkan dari anak-anak asuhnya tersebut langsung melampaui target awal yang telah ditetapkan oleh tim kepelatihan sebelum babak perempat final dimulai.

"Sebenarnya dari tiga pasang ini kan terakhir-terakhir orang bilang performanya ya ganti-gantian lah, ada yang bagus, ada yang (kurang). Makanya saya menargetkan semifinal. Tapi saya enggak menyangka juga bisa tiga pasang masuk delapan besar, dan satu sudah pasti masuk semifinal," kata Karel Mainaky, Pelatih Kepala Ganda Putri PBSI.

Karel menambahkan bahwa dirinya masih memiliki harapan besar agar sektor ganda putri bisa menambah wakil lagi di babak semifinal melalui performa maksimal anak asuhnya.

"Ya saya tetap berharap agar satu pasang lainnya bisa dapat (tiket semifinal juga). Cuma saya enggak mau serakah dulu lah ya, istilahnya kita berusaha dulu, mudah-mudahan bisa satu lagi lolos nanti," ujar Karel Mainaky, Pelatih Kepala Ganda Putri PBSI.

Kendati menunjukkan progres positif, tim kepelatihan menilai sektor ganda putri masih memiliki kendala mental berupa keraguan saat menghadapi pemain-pemain elite dunia di poin-poin krusial.

"Kalau saya kan lihat dari mereka sudah punya usaha dalam latihan, perkembangan, tinggal berharap mereka timbul keyakinan lah ya. Karena kan sekarang kan kita ngalahin beberapa top ten itu tapi istilahnya menjuarai itu belum," kata Karel Mainaky, Pelatih Kepala Ganda Putri PBSI.

Guna mengatasi permasalahan psikologis tersebut, Karel bersama asisten pelatih Nitya Krishinda Maheswari terus memberikan dorongan moral dan motivasi intensif sepanjang pertandingan.

"Jadi masih ada di poin-poin tertentu itu mulai ragu-ganyi nih, tapi ya saya sama coach Nitya berusaha untuk mengingatkan terus ke mereka gitu. Sudah yakin saja, sudah jangan ragu, sudah sesuai keyakinan kalian saja gitu lho mainnya," ujar Karel Mainaky, Pelatih Kepala Ganda Putri PBSI.

Hasil memuaskan di Istora Senayan ini diproyeksikan menjadi fondasi penting bagi kebangkitan prestasi sektor ganda putri Indonesia agar kembali kompetitif di level internasional.

Artikel terkait

Rekomendasi