Persiapan Timnas Spanyol menuju Piala Dunia 2026 diwarnai ketegangan. Gelandang Manchester City, Rodri, dilaporkan sempat mengerang kesakitan dan menumpahkan kemarahannya setelah menerima tekel keras dari Gavi dalam sesi latihan di Tennessee.
Insiden tersebut bermula saat kedua pemain terlibat dalam perebutan bola. Gavi melancarkan tekel keras yang membuat Rodri berteriak lantang sebelum akhirnya ambruk di atas lapangan.
Sesi latihan skuad Matador sempat dihentikan untuk sementara waktu. Rekan-rekan setimnya segera menghampiri untuk membantu gelandang berusia 29 tahun tersebut, yang kemudian bisa bangkit kembali walau berjalan pincang.
Momen ini memicu kekhawatiran besar terkait potensi cedera, mengingat peran vital Rodri bagi kekuatan lini tengah Spanyol di turnamen akbar mendatang. Dilansir dari Detik Sport, aksi agresif yang ditunjukkan oleh gelandang Barcelona tersebut dinilai terlalu berlebihan untuk sebuah sesi latihan.
Kendati demikian, Yeremy Pino tampil memberikan pembelaan bagi rekan setimnya tersebut. Menurut Pino, gaya bermain Gavi yang berapi-api justru memberikan dampak positif yang besar bagi kebersamaan tim.
"Dia membawa semangat, tetapi juga ketangguhan dan kekompakan. Gavi adalah jiwa tim. Dia selalu ceria, bersemangat bersama rekan-rekannya. Dia selalu memberikan segalanya dan saya selalu ingin dia ada di tim saya," katanya.
Pada putaran final Piala Dunia 2026, Timnas Spanyol berada di Grup H bersama Arab Saudi, Uruguay, dan Cape Verde. Anak asuh Luis de la Fuente dijadwalkan melakoni pertandingan pembuka melawan Cape Verde di Atlanta pada 15 Juni mendatang.