Giovanni Reyna Berpacu dengan Waktu Jelang Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026

Giovanni Reyna Berpacu dengan Waktu Jelang Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026

Gelandang muda Giovanni Reyna kini tengah menghadapi tekanan besar untuk segera memulihkan kondisi fisiknya demi mengamankan tempat di Timnas Amerika Serikat. Masa depan Reyna di ajang Piala Dunia 2026 menjadi sorotan utama karena masalah kebugaran yang terus membayanginya.

Dikutip dari Suara, gol yang baru saja dicetak Reyna untuk Borussia Monchengladbach dianggap sebagai indikasi positif mengenai kemajuannya. Meskipun belum memiliki ketahanan untuk tampil penuh selama 90 menit, ia mengaku telah menjalankan proses pemulihan yang sangat ketat.

"Tentu saja, dengan cedera ini, rasanya menyebalkan dan Anda tidak pernah ingin cedera, tetapi saya mencoba mengambil apa yang saya bisa dari setiap cedera," kata Reyna.

"Saya tidak beruntung dengan cedera tersebut, tetapi saya merasa baik sekarang. Saya melakukan semua yang saya bisa 24 jam sehari untuk tetap bugar dan memberikan segalanya dalam latihan dan pemulihan."

Persaingan di internal tim asuhan Mauricio Pochettino semakin memanas mengingat sang pelatih menerapkan standar kesiapan fisik yang sangat tinggi bagi setiap pemain. Reyna memahami bahwa posisi di tim nasional tidak didasarkan pada reputasi semata, melainkan performa dan konsistensi di lapangan.

"Saya pikir secara individu akan sangat luar biasa untuk melakukan sesuatu dengan tim nasional; tim ini sangat berarti bagi saya. Saya memiliki momen-momen yang sangat bagus dengan tim ini selama beberapa tahun terakhir, jadi, saya ingin berada di sana, memberikan dampak pada tim. Adalah impian untuk mewakili negara saya di Piala Dunia," tutur Reyna.

"Saya pikir itu ada di pikiran semua orang. Tidak ada tempat yang dijamin atau aman, tapi ya, saya ingin berada di sana. Ini adalah Piala Dunia di negara asal Anda. Anda sering memikirkannya, tetapi saya mencoba untuk tidak membiarkannya menguasai hari saya dan membuat saya terlalu stres, tetapi itu ada di benak saya, seperti yang saya yakin dengan banyak pemain lain."

"Saya ingin berada di sana, saya ingin mewakili negara saya dan memberikan segalanya untuk tim," ujar Reyna menegaskan ambisinya.

Kegagalan tim pada Piala Dunia Qatar 2022 menjadi pemantik semangat bagi Reyna untuk memberikan kontribusi yang lebih besar. Ia merasa bahwa kematangan mental skuad Amerika Serikat saat ini telah berkembang jauh dibandingkan saat mereka tersisih oleh Belanda di babak 16 besar.

Saat ditanya mengenai peluangnya menembus daftar 26 pemain final, Reyna memberikan jawaban yang diplomatis.

"Jika saya bilang tidak, saya tidak mendukung diri saya sendiri," katanya. "Dan jika saya bilang ya, itu adalah jawaban sombong di mana saya merasa harus berada di sana. Itu pertanyaan yang sulit dijawab."

"Saya mencintai staf. Saya mencintai para pemain. Saya mencintai tim nasional. Jelas apa pun yang terjadi, terjadilah. Sangat berharap dan ingin berada di sana untuk memberikan dampak dan mencapai sesuatu yang hebat bersama tim, tetapi keputusan ada di luar tangan saya."

Meskipun memiliki hubungan personal yang baik dengan Pochettino, Reyna tetap harus membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar opsi cadangan untuk durasi pendek. Pembuktian tersebut sangat krusial agar ia bisa mengamankan posisi starter di persaingan Grup D.

"Saya rasa secara individu dan kolektif kita semua sangat, sangat muda dan mungkin sedikit kurang berpengalaman saat itu. Kami menghadapi tim Belanda yang sedikit lebih berpengalaman, sedikit lebih baik, sedikit lebih cerdik, dan pada akhirnya, itu hampir terlalu berat bagi kami. Piala Dunia adalah pengalaman yang luar biasa, dan saya belajar banyak dari itu," kenang Reyna.

"Tentu saja, saya ingin bermain lebih banyak di turnamen mendatang ini, tetapi pada saat yang sama, Anda tahu, Anda belajar bahwa Anda hanya mencoba melakukan apa pun yang Anda bisa untuk membantu tim. Adalah impian yang menjadi kenyataan hanya untuk berada di sana. Ini tentang kolektif, ini tentang tim, melakukan apa pun yang kami bisa untuk melakukan sesuatu yang istimewa bagi negara kami."

"Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Mauricio. Saat kami di kamp, dia sangat berinvestasi, sangat komunikatif, sangat terbuka dan jujur tentang apa yang ingin dia lihat dari tim dan dari pemain secara individu. Saya memiliki hubungan baik dengannya," tutup Reyna.

Mauricio Pochettino dijadwalkan akan mengumumkan skuad final berisi 26 pemain pada 26 Mei mendatang. Amerika Serikat akan memulai perjalanan mereka di Grup D melawan Paraguay di SoFi Stadium pada 12 Juni, sebelum menghadapi Australia dan Turki.

Artikel terkait

Rekomendasi