Paris Saint-Germain dan Arsenal siap bertanding dalam babak final UEFA Champions League pada Sabtu, 30 Mei 2026, untuk memperebutkan total hadiah uang tunai yang meningkat setelah perombakan format kompetisi oleh UEFA.
Pemenang dalam pertandingan puncak ini akan membawa pulang hadiah sebesar 25 million euro serta tiket otomatis menuju Piala Super Eropa, Copa Intercontinental, dan Piala Dunia Klub 2029.
As.com melaporkan bahwa peningkatan nilai hadiah ini terjadi setelah UEFA membagikan total dana sekitar 400 juta euro lebih banyak dibandingkan dengan format kompetisi musim-musim sebelumnya.
Bagi tim yang kalah dan menempati posisi runner-up, UEFA tetap mengalokasikan dana hiburan yang tidak sedikit, yaitu sebesar 18,5 million euro.
Selain hadiah dari pertandingan final, kedua klub juga mengumpulkan akumulasi pendapatan dari setiap tahapan kompetisi yang telah mereka lewati sejak fase liga.
Format baru ini memberikan rincian pendapatan yang konsisten berdasarkan performa olahraga dan partisipasi setiap tim di setiap babak.
| Babak / Capaian Kompetisi | Jumlah Hadiah (Euro) |
|---|---|
| Partisipasi Awal | 18,62 juta |
| Kemenangan di Fase Liga (per pertandingan) | 2,1 juta |
| Hasil Imbang di Fase Liga (per pertandingan) | 0,7 juta |
| Posisi Akhir Fase Liga | 0,3 juta hingga 10 juta |
| Bonus Posisi Top 8 Fase Liga | 2 juta |
| Posisi 9 hingga 16 Fase Liga | 1 juta |
| Kemenangan di Babak Playoff | 1 juta |
| Lolos ke Babak 16 Besar | 11 juta |
| Lolos ke Perempat Final | 12,5 juta |
| Lolos ke Semi Final | 15 juta |
| Lolos ke Final | 18,5 juta |
| Memenangkan Final | 6,5 juta |
Di luar pendapatan berbasis performa tersebut, PSG dan Arsenal masih akan menerima pembagian dari sektor nilai pilar ekonomi atau value pillar yang nilainya baru ditentukan setelah kompetisi selesai secara keseluruhan.
Berdasarkan estimasi awal, komponen tambahan ini berpotensi memberikan suntikan dana segar berkisar antara 20 hingga 30 million euro bagi masing-masing finalis.
Laga ini menjadi kesempatan bagi PSG untuk mempertahankan gelar juara bertahan, setelah pada pertandingan final musim lalu mereka sukses mengalahkan Inter Milan dengan skor telak 5-0.
Sementara itu, penyerang sayap Ousmane Dembele diprediksi menjadi salah satu tumpuan utama dalam strategi menyerang yang diterapkan oleh manajer PSG, Luis Enrique, guna membongkar pertahanan Arsenal.