Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee Terkait Polemik Hukum

Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee Terkait Polemik Hukum

Hanny Kristianto memutuskan untuk mencabut sertifikat mualaf milik Richard Lee pada Minggu (3/5/2026) setelah dokumen administrasi tersebut digunakan dalam polemik hukum oleh pihak kuasa hukum sang dokter kecantikan yang saat ini tengah berada di tahanan.

Keputusan tersebut diambil menyusul laporan dari pihak Doktif yang membuat Richard Lee harus mendekam di sel tahanan, sebagaimana dilansir dari Detik Hot. Pencabutan ini disebut murni persoalan administrasi dokumen dan bukan merupakan penghapusan status keislaman yang bersangkutan.

Hanny Kristianto memberikan klarifikasi mendalam mengenai perbedaan antara dokumen administratif dan keyakinan spiritual dalam sebuah wawancara daring.

"Iya nggak mencabut status mualafnya. Nah, jadi terbalik nih, hati-hati. Jadi, saya mencabut sertifikatnya," kata Hanny dalam wawancara daring, Minggu (3/5/2026).

Pria tersebut menilai langkah ini harus diambil karena adanya klaim dari tim pengacara Richard Lee mengenai bukti waktu kliennya memeluk agama Islam yang merujuk pada dokumen tersebut.

"Karena saya lihat waktu itu kan ramai tuh, ribut soal mualaf. Terus pengacaranya bilang, 'Ya kita ada bukti. Kita ada bukti Richard masuk Islam 5 Ramadan 2025 atau 5 Maret 2025.' Nah, berarti itu kan sertifikat yang akan digunakan," ujarnya.

Hanny Kristianto menambahkan bahwa sertifikat mualaf merupakan dokumen yang memiliki fungsi penting dalam sistem administrasi kependudukan di Indonesia. Dokumen tersebut menjadi landasan utama bagi seseorang yang ingin melakukan perubahan data agama pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Pihak Richard Lee memberikan respons melalui pernyataan resmi yang diunggah oleh admin media sosialnya pada Senin (4/5/2026) sebagai bentuk penghormatan terhadap kebijakan tersebut.

"Kami menghargai setiap proses dan keputusan yang ada. Bagi kami, keyakinan adalah perjalanan pribadi antara manusia dan Tuhan, bukan sekadar label atau dokumen," tulisnya dalam Instagram dilihat detikcom, Senin (4/5/2026).

Narasi dalam unggahan tersebut menekankan bahwa saat ini fokus utama Richard Lee adalah menjalani proses kehidupan dengan prinsip yang baik tanpa terganggu oleh persoalan label dokumen.

"Dr. Richard tetap fokus menjalani hidup dengan nilai yang baik, berbuat yang terbaik untuk orang lain, dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Terima kasih untuk semua yang tetap mendukung dengan bijak. By Admin," jelasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi