Keluarga aktor Sonny Septian dan Fairuz A. Rafiq menyatakan keberatan atas penyebaran berita bohong mengenai perceraian mereka yang kini berdampak buruk terhadap kondisi psikologis putra sulungnya, King Faaz. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Suara, hal tersebut disampaikan oleh pihak keluarga dalam konferensi pers di Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Rabu, 29 April 2026.
Kabar palsu tersebut diketahui telah memicu munculnya berbagai pertanyaan dari lingkungan sekolah yang membuat King Faaz merasa tidak nyaman. Elma Theana, kakak kandung Sonny Septian, mengungkapkan keprihatinannya atas dampak narasi liar di media sosial terhadap keponakannya yang masih di bawah umur tersebut.
"Yang paling saya sedih itu kenapa ponakan saya jadi juga kena imbas gitu loh. Dengan pertanyaan-pertanyaan seperti itu tuh mengganggu banget ke ponakan saya. Karena kan dia masih anak-anak, kasihan kalau sampai ditanya-tanyain gitu, 'Ada apa sih sama orang tuamu?'" kata Elma Theana, Aktris.
Elma menambahkan bahwa King Faaz yang mulai beranjak dewasa merasa terganggu dengan konten fitnah, termasuk sebuah unggahan di YouTube yang menggunakan wajahnya dan telah ditonton jutaan kali. Faaz bahkan sempat menanyakan asal-usul kabar tersebut kepada anggota keluarganya karena merasa terusik.
"Anak kecil juga ngerasa kayak terganggu juga ya di sekolah, ditanyain ini, ditanyain itu. Dia sampai nanya, 'Kok sampai ada kayak begituan begini ya, Anti? Siapa sih yang buat ini pertama kali?' Kan itu buat saya enggak bagus ke anak-anak," jelas Elma Theana, Kakak Sonny Septian.
Meskipun demikian, perlindungan mental terhadap anak-anak di keluarga tersebut tetap diupayakan melalui pembatasan penggunaan teknologi komunikasi yang ketat. Sonny dan Fairuz dilaporkan tidak memberikan akses bebas media sosial kepada anak mereka guna menghindari paparan komentar negatif dari warganet.
"Alhamdulillah didikan Sonny sama Fairuz itu tidak memberikan handphone ke anak sampai umurnya nanti dewasa. Jadi memang Faaz ini tidak dikasih handphone, kecuali hari Minggu itu pun didampingi karena takut mengganggu hafiznya dia kan. Nonton TV juga ada harinya," tambah Elma Theana, Keluarga Korban.
Menanggapi serangan fitnah yang menggunakan teknologi AI dan manipulasi video lama tersebut, keluarga besar Sonny Septian resmi menempuh jalur hukum. Pihak keluarga kini memberikan ultimatum waktu selama 2x24 jam bagi para penyebar konten untuk segera menghapus unggahan mereka sebelum laporan resmi diproses oleh pihak kepolisian.