Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda, dilaporkan tengah melakukan langkah strategis dengan mendekati Davide Brivio untuk memperkuat tim balap mereka pada musim MotoGP 2027. Informasi pembicaraan serius antara Honda Racing Corporation (HRC) dan kepala tim Trackhouse tersebut beredar luas di paddock MotoGP pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Negosiasi yang sedang berlangsung ini memproyeksikan Brivio untuk mengemban tanggung jawab besar sebagai konsultan senior di internal Honda. Fokus utamanya adalah memberikan arahan teknis serta mengawal visi pengembangan proyek mesin baru berkapasitas 850cc yang akan mulai diberlakukan pada regulasi musim 2027.
Brivio diproyeksikan memegang kendali penuh atas visi strategis dan pengorganisasian HRC secara menyeluruh demi mengembalikan kejayaan pabrikan berlogo sayap tersebut. Dalam struktur manajemen yang direncanakan, Alberto Puig dilaporkan akan tetap mempertahankan posisinya sebagai manajer tim HRC saat ini.
Reputasi besar Brivio di kancah balap motor dunia menjadi alasan utama ketertarikan Honda. Pria asal Italia tersebut memiliki catatan sejarah mengesankan, termasuk kesuksesannya mengantarkan legenda balap Valentino Rossi meraih empat gelar juara dunia saat masih bersama Yamaha.
Selain prestasinya bersama Yamaha, Brivio juga merupakan sosok kunci yang berhasil membawa Joan Mir meraih gelar juara dunia pada musim 2020 saat memimpin tim pabrikan Suzuki. Pengalaman kepemimpinan ini dinilai sangat vital bagi kebutuhan organisasi Honda yang sedang berusaha bangkit dari keterpurukan performa.
Sebelum diisukan merapat ke Honda, Brivio sempat merambah dunia Formula 1 selama beberapa musim sebelum akhirnya kembali ke MotoGP bersama Aprilia. Saat ini, ia bertanggung jawab memimpin tim satelit Trackhouse Racing untuk kompetisi musim 2026.
Kinerja Brivio bersama Trackhouse telah membuahkan hasil signifikan bagi Aprilia, termasuk kesuksesan Raul Fernandez meraih podium di Sirkuit Phillip Island pada musim lalu. Kabar kepindahan Brivio ini dilansir oleh media televisi Sky Italia seiring dengan fase emas yang sedang dialami motor pabrikan Italia tersebut.