Honor dilaporkan sedang menguji coba ponsel pintar kelas menengah terbaru, Honor Power 3, yang mengusung baterai raksasa berkapasitas 11.000 hingga 12.000 mAh. Pengujian perangkat keras baru dengan kapasitas daya masif tersebut dilakukan di tengah kepemilikan tiga perangkat berbaterai 10.000 mAh yang sudah ada sebelumnya.
Informasi mengenai pengembangan ponsel pintar teranyar ini pertama kali diungkapkan oleh informan teknologi tepercaya melalui sebuah unggahan di media sosial Weibo.
"HP midrange terbaru Honor dikonfirmasi mengemas baterai jumbo tembus 10.000 mAh. Target uji adalah 11.000-12.000 mAh. Nantikan HP midrange dengan kombinasi baterai jumbo dan chip 3 nm kencang terbaru," tulis DCS di Weibo.
Langkah inovasi ini dilansir dari Suara yang mengutip laporan Gadget Beebom terkait spesifikasi teknis gawai tersebut. Peningkatan kapasitas baterai hingga mencapai daya tampung raksasa dimungkinkan oleh penggunaan teknologi silikon-karbon generasi terbaru. Penerapan metode ini mampu meningkatkan kepadatan energi tanpa memperbesar dimensi fisik bodi gawai.
Berdasarkan data teknis prototipe awal, Honor Power 3 dirancang menggunakan panel layar datar LTPS berukuran 6,8 inci dengan ketajaman resolusi 1,5K. Sektor dapur pacu ponsel pintar ini bakal dipersenjatai oleh chipset fabrikasi 3 nanometer teranyar, MediaTek Dimensity 8600. Komponen pemrosesan tersebut diprediksi juga menjadi motor penggerak bagi jajaran produk kompetitor seperti Redmi Turbo 6 dan POCO X9 Pro.
Selain mempersiapkan lini baterai jumbo, produsen teknologi ini juga menjadwalkan peluncuran komersial Honor Robot Phone di pasar domestik China pada kuartal ketiga tahun 2026. Produk premium tersebut sebelumnya telah diperkenalkan ke publik untuk pertama kalinya dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026.
Perangkat segmen premium ini membawa pembeda berupa mekanisme mikro-gimbal 4DoF pertama di industri yang menggerakkan kamera 200 MP secara otomatis untuk melacak pergerakan subjek. Gawai tersebut dipastikan bakal bersaing langsung dengan jajaran produk kasta tertinggi buatan Apple dan Samsung di pasar global.