Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) resmi menunjuk pelatih legendaris Ibarsjah Djanu Tjahyono untuk menakhodai Jakarta Garuda Jaya dalam turnamen AVC Men’s Champions League 2026 yang berlangsung di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, pada 13 hingga 17 Mei mendatang.
Penunjukan ini menandai kembalinya sosok yang akrab disapa sang maestro tersebut ke kancah nasional setelah absen selama empat tahun. Ibarsjah memiliki rekam jejak panjang selama 24 tahun di Surabaya Samator dan sempat melatih tim nasional Kamboja pada tahun 2025. Dilansir dari Kempalan, kehadiran Ibarsjah diharapkan mampu memaksimalkan potensi skuad muda di tengah waktu persiapan yang terbatas.
Menanggapi tanggung jawab baru ini, Ibarsjah menyatakan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan oleh federasi meskipun tantangan yang dihadapi tidaklah ringan.
"Untuk pemilihan saya sebagai pelatih Garuda dalam kejuaraan AVC ini, saya bersyukur, alhamdulillah. Semua ini semata-mata adalah karunia Allah SWT," ujar Ibarsjah, Pelatih Jakarta Garuda Jaya.
Mantan pelatih Kudus Sukun Badak ini menyadari bahwa persaingan di level Asia sangat kompetitif, terutama dengan kehadiran tim-tim kuat dari Jepang, Iran, dan Korea Selatan.
"Dalam persiapan kejuaraan tersebut, waktunya sangat mepet. Namun, saya akan berusaha memaksimalkan potensi pemain yang telah dipilih oleh PBVSI Pusat. Saya harus cepat beradaptasi dengan karakter dan kemampuan pemain yang ada. Fokus saya adalah memberikan yang terbaik untuk tim Garuda Indonesia," tambah Ibarsjah.
Berdasarkan data dari rri.co.id, turnamen ini akan diikuti oleh delapan tim yang terbagi ke dalam dua grup. Sebagai tuan rumah, Indonesia mengirimkan dua wakil, yakni Jakarta Bhayangkara Presisi dan Jakarta Garuda Jaya.
| Grup | Tim Peserta |
|---|---|
| Pool A | Jakarta Bhayangkara Presisi (Indonesia), Al Rayyan Ray (Qatar), Hyundai Capital Skywalkers (Korea Selatan), Zhaiyk VC (Kazakhstan) |
| Pool B | Wakil Jepang, Foolad Sirjan Iranian (Iran), Jakarta Garuda Jaya (Indonesia), Nakhon Ratchasima Qmin C VC (Thailand) |
Pertandingan Pool A akan menyoroti kiprah Jakarta Bhayangkara Presisi yang bersaing dengan klub papan atas asal Qatar dan Korea Selatan. Sementara itu, Jakarta Garuda Jaya di bawah arahan Ibarsjah harus menghadapi juara bertahan asal Iran dan wakil kuat dari Thailand di Pool B.