Aktor Fedi Nuril tengah berduka setelah sang ibu, Gusmawati, meninggal dunia di kediamannya pada Selasa, 19 Mei 2026, sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit. Kabar duka mengenai wafatnya ibunda bintang film Ayat-ayat Cinta ini dilansir dari Suara.
Rencana Fedi Nuril bersama sang kakak untuk membawa ibunda mereka mendapatkan perawatan medis di rumah sakit urung terlaksana karena takdir berkata lain. Kepergian sang ibu yang mendadak membuat keluarga diselimuti kesedihan mendalam.
Nanda Nuril selaku kakak Fedi Nuril menceritakan momen kepulangan adiknya ke rumah yang mendapati sang ibu sudah wafat. Nanda menyambut kedatangan sang adik bungsu di depan pagar rumah mereka.
"Fedi dateng, aku bukain pager. Dia bingung, kok aku belum rapi. Aku billing, "i think the worst already happened."" kata Nanda Nuril.
Mendengar pernyataan tersebut, Fedi Nuril langsung bergegas masuk ke dalam rumah demi melihat kondisi ibunya untuk terakhir kali. Menurut Nanda, adiknya sudah memiliki firasat buruk mengenai kondisi kesehatan orang tua mereka.
"Fedi itu kayak, feeling gue bener, seolahnya gitu. Terus ngeliat mama udah terbujur. Ya sedih, kan" kata Nanda Nuril.
Kesedihan mendalam yang dirasakan Fedi Nuril pada momen pemakaman dinilai sangat wajar oleh sang kakak. Hal ini disebabkan oleh status Fedi Nuril sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara dalam keluarga mereka.
Nanda Nuril juga mengungkapkan bahwa ibundanya sempat melontarkan kalimat yang menjadi firasat sebelum mengembuskan napas terakhir. Ucapan tersebut berkaitan dengan kakak kandung Gusmawati yang belum lama ini berpulang.
"Dua atau tiga hari yang lalu, mama bilang, 'kok mirip Manin," kata Nanda Nuril.
Sosok Manin yang dimaksud oleh almarhumah merupakan kakak kandungnya sendiri. Nanda menjelaskan bahwa tak berselang lama setelah ucapan tersebut, sang ibu benar-benar menyusul kakaknya.
"Mama Manin, 63 hari lalu baru meninggal. Katanya kemarin, 'mama mau pulang juga nih nyusul Manin', tapi ngebatin gitu, eh bener nyusul," ucap Nanda.
Sebelum meninggal dunia, Gusmawati tidak meninggalkan pesan terakhir atau permintaan khusus kepada anak-anaknya.
"Nngak, nggak ada (permintaan)," jelasnya.