Igor Saykoji Kenakan Kostum Mandalorian Saat Tonton Star Wars di Jakarta

Igor Saykoji Kenakan Kostum Mandalorian Saat Tonton Star Wars di Jakarta

Rapper Ignatius Rosoinaya Penyami atau Igor Saykoji mengenakan kostum karakter utama Mandalorian saat menyaksikan film Star Wars di Gandaria City, Jakarta Selatan, pada Selasa, 19 Mei 2026. Penampilan nyentrik tersebut menunjukkan antusiasme besar sang musisi terhadap waralaba fiksi ilmiah tersebut, sebagaimana dilansir dari Suara.

Igor menilai sinema ciptaan George Lucas ini bersifat inklusif karena alur ceritanya dapat dinikmati oleh berbagai generasi penonton, termasuk penonton baru. Ia juga berkeinginan menularkan kegemaran terhadap dunia fiksi tersebut kepada ketiga anaknya yang berasal dari generasi berbeda.

"Star Wars itu generational. Jadi menurut gue, buat yang suka Star Wars sudah dari lama, mau yang suka original, prequel, sequel, series, semua bisa menikmati," ujar Igor Saykoji.

Pelantun musik rap ini menjelaskan bahwa pemahaman cerita masa lalu tidak menjadi syarat mutlak bagi penonton baru untuk menikmati tayangan teranyar dari waralaba tersebut.

"Anak-anak gua ada tiga nih, Gen Z, Gen Alpha, you can enjoy this movie walaupun lu nggak tahu seperti apa alur cerita di dunia Star Wars sebelumnya," tambahnya.

Ketertarikan pria kelahiran 8 Juni 1983 ini terhadap dunia fiksi ilmiah sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. Igor secara konsisten mengikuti perkembangan alur cerita film tersebut dari waktu ke waktu.

"Bisa dibilang gua mulai jadi Star Wars fans itu sejak tahun 99, The Phantom Menace, prequel," kenang Igor Saykoji.

Kegemaran yang mendarah daging ini membuat tempat kerja sang musisi beralih fungsi menjadi ruang penyimpanan pernak-pernik film. Studio musik di rumah pribadinya kini dipenuhi oleh barang-barang koleksi bertema sinema tersebut.

"Sampai sekarang studio gua itu penuh dengan barang-barang Star Wars," kata Igor Saykoji.

Selain memorabilia berbentuk fisik, ia memiliki koleksi digital yang dianggapnya sangat berharga. Igor berkesempatan menghadiri acara penayangan perdana di Amerika Serikat pada tahun 2019 silam.

"Koleksi foto sama Mark Hamill (pemeran Luke Skywalker), bareng sama Ian McDiarmid (pemeran Emperor Palpatine) waktu gua datang ke premierenya 2019," ungkap Igor Saykoji.

Bagi musisi ini, kisah fiksi ilmiah tersebut bukan sekadar sarana hiburan untuk melepas penat. Narasi di dalamnya mampu memberikan sudut pandang positif dan rasa optimisme tersendiri sejak ia berusia remaja.

"Gue melihat Star Wars ini jadi dunia yang optimis karena lu punya orang-orang yang optimis untuk bikin perubahan," tutur Igor Saykoji.

Dunia fiksi tersebut dinilai menyajikan dinamika cerita yang realistis karena menampilkan beragam sudut pandang karakter yang berbeda.

"lu punya orang-orang yang optimis untuk bikin perubahan; ada Rebellion, ada Jedi. Ada juga orang-orang yang salah langkah," tambah Igor Saykoji.

Di samping aspek aksi dan petualangan, Igor menyadari adanya unsur pergolakan politik yang terselip dalam perkembangan cerita di dalam semesta fiksi tersebut.

"Ada diktatornya, ada orang-orang yang berjuang secara rebellion, ada orang-orang yang berjuang secara politik juga. It's a big universe dan setiap orang, lu mau suka apa pun di situ," tutur Igor Saykoji.

Artikel terkait

Rekomendasi