Absennya pilar Real Madrid dalam skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026 memicu reaksi keras. Kondisi ini mencatatkan sejarah baru sebagai momen pertama kalinya Tim Matador berkompetisi di Piala Dunia tanpa representasi pemain dari Los Blancos.
Sejumlah nama seperti Dean Huijsen, Dani Carvajal, Raul Asencio, Alvaro Carreras, hingga Gonzalo Garcia gagal menembus skuad utama pilihan pelatih. Seperti dilansir dari Detik Sport, situasi ini memancing kekecewaan mendalam dari sang legenda klub, Iker Casillas.
"Sebagai lulusan akademi Madrid dan seorang warga Spanyol, saya kecewa akan hal ini. Tiada satu pun pemain dari klub yang dipanggil ke timnas, menyakitkan," kata Casillas.
Mantan penjaga gawang utama tersebut kemudian membandingkan kondisi eks klubnya dengan Barcelona. Tim rival tersebut justru menjadi penyumbang pemain terbanyak untuk Timnas Spanyol dengan mengirimkan delapan pilar.
Casillas mengingatkan manajemen Real Madrid agar mengevaluasi kebijakan mereka terhadap pemain muda. Dirinya mendesak klub agar memberikan kesempatan nyata kepada talenta-talenta lokal hasil didikan akademi sendiri.
"Semuanya butuh proses. Ada begitu banyak pemain Barca di timnas karena mereka memanfaatkan akademinya dengan baik," ujar Casillas.
"Pertama-tama, klub harus memberikan kepercayaan kepada pemain-pemain akademi. Kemudian mereka bakal berjuang untuk konsisten," tutur Casillas.