Penyerang Timnas Irak, Aymen Hussein, menjalani pemeriksaan intensif selama tujuh jam oleh petugas imigrasi Amerika Serikat di Bandara Internasional O'Hare, Chicago, pada Jumat, 5 Juni 2026.
Pemeriksaan terhadap wakil kapten Irak berusia 30 tahun tersebut dilakukan sesaat setelah dirinya mendarat bersama rombongan tim nasional, seperti dilansir dari Medcom yang mengutip laporan Reuters.
Otoritas keamanan Amerika Serikat dilaporkan melakukan interogasi mendalam serta memeriksa telepon genggam Hussein sebelum akhirnya mengizinkan sang pemain memasuki wilayah tersebut.
Kendati Hussein berhasil lolos, fotografer resmi Timnas Irak yang berada dalam rombongan yang sama dilarang masuk dan tertahan di bagian imigrasi karena tidak memenuhi syarat verifikasi.
Pihak Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat (CBP) mengonfirmasi adanya pemeriksaan tambahan terhadap dua anggota delegasi Irak yang terbang dari Bandara Internasional Dubai tersebut.
"Pada 5 Juni, tim nasional Irak tiba di Bandara Internasional Chicago O'Hare dari Bandara Internasional Dubai," kata juru bicara CBP, seperti dikutip The Athletic.
Petugas CBP menjelaskan tindakan itu merupakan bagian dari prosedur standar untuk memverifikasi dokumen dan kelayakan izin masuk ke Amerika Serikat.
"Setelah pemeriksaan selesai, satu orang (Aymen Hussein) diizinkan masuk ke Amerika Serikat. Orang kedua, yang merupakan fotografer dan bukan pemain tim, dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk masuk dan ditolak karena adanya masalah dalam proses verifikasi," lanjut pihak CBP.
Pemerintah Amerika Serikat menegaskan bahwa seluruh delegasi olahraga internasional wajib mematuhi regulasi imigrasi setempat tanpa terkecuali menjelang pergelaran Piala Dunia 2026.
"Keputusan mengenai kelayakan masuk ditentukan berdasarkan penilaian masing-masing kasus dengan mempertimbangkan informasi penegakan hukum, keamanan nasional, dan data imigrasi yang tersedia,” jelasnya.
Setiap personel yang terlibat dalam tim, termasuk pemain dan staf kepelatihan, harus melewati pemeriksaan fisik maupun digital sesuai dengan kewenangan petugas imigrasi di lapangan.
“Petugas CBP berwenang mengajukan pertanyaan, melakukan pemeriksaan fisik maupun digital, serta menentukan apakah seseorang memenuhi syarat untuk masuk ke Amerika Serikat sesuai hukum yang berlaku," tegas juru bicara CBP itu.
Timnas Irak dijadwalkan melakoni laga uji coba melawan Venezuela di Bridgeview, Illinois, pada Rabu, 10 Juni 2026.
Setelah pertandingan tersebut, skuad Irak akan bertolak menuju Foxborough, Massachusetts, untuk bersiap menghadapi Norwegia pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026 yang digelar 16 Juni 2026.