Timnas Indonesia U17 bermain imbang tanpa gol saat menghadapi China pada babak pertama laga perdana grup Piala Asia U17 2026 di Lapangan A King Abdullah Sport City Training, Arab Saudi, Selasa (5/5/2026) malam WIB.
Dilansir dari Bola, skor kacamata bertahan hingga jeda turun minum meski kedua tim saling melancarkan serangan sepanjang 45 menit pertama. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto mengandalkan Ichiro Akbar di posisi penyerang tengah untuk membongkar pertahanan lawan.
Skuad Garuda Muda sempat memberikan tekanan di awal pertandingan melalui beberapa peluang terbuka. Namun, China merespons dengan serangan balik yang memaksa penjaga gawang Mike Rajasa melakukan penyelamatan penting untuk mengamankan gawang Indonesia.
Indonesia tercatat memproduksi peluang emas pada menit ke-23 melalui aksi Farrel Lukyta. Di sisi lain, lini belakang Indonesia juga harus bekerja keras membendung tembakan Wan Xiang yang berupaya memecah kebuntuan bagi Negeri Tirai Bambu.
Momentum krusial bagi Indonesia terjadi pada menit ke-33 saat umpan dari lini tengah berhasil menjangkau pergerakan Ichiro Akbar. Sayangnya, kiper China bergerak lebih cepat untuk menyapu bola sebelum penyerang Indonesia tersebut melakukan konversi menjadi gol.
Menjelang akhir babak pertama, China meningkatkan intensitas tekanan yang memaksa Indonesia bertahan total di area sendiri. Li Junpeng nyaris mencetak gol setelah menerima umpan Shuai Weihao, tetapi tendangannya di depan gawang masih menyamping dari sasaran.
Chico Jericho Yarangga sempat mendapatkan ruang tembak pada menit ke-42 sebelum dihentikan barisan pertahanan lawan. Wasit tetap melanjutkan pertandingan tanpa memberikan pelanggaran hingga peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama ditiupkan.
| Tim | Daftar Pemain |
|---|---|
| Indonesia U17 | Mike Rajasa; Matthew Baker, Pandu Aryo, Farik Rizqi; Peres Akwila Tjoe, Farrel Luckyta, Noha Pohan, Fardan Farras; Dava Yunna, Chico Jericho, Ichiro Akbar. |
| China U17 | Qin Zinau; Jin Yucheng, Nan Zixun, Li Junpeng, Zhang Xuyao; Zhou Yunuo, He Sifan, Wan Xiang, Shuai Weihao, Wang Heyimm, Pan Chaowei. |