Indonesia Kirim 18 Wakil ke Turnamen Bulu Tangkis Thailand Open 2026

Indonesia Kirim 18 Wakil ke Turnamen Bulu Tangkis Thailand Open 2026

Indonesia bersiap kembali menunjukkan taringnya dalam turnamen bulu tangkis Thailand Open 2026 yang akan berlangsung di Nimibutr Arena, Bangkok. Turnamen level Super 500 ini dijadwalkan bergulir pada 12 hingga 17 Mei mendatang.

Dikutip dari Kompas, Indonesia mengirimkan total 18 wakil yang akan bertanding di lima sektor berbeda. Berdasarkan data resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), skuad Merah Putih terdiri dari komposisi pemain yang tersebar di tunggal dan ganda.

Perincian kekuatan Indonesia meliputi empat pemain tunggal putra, dua tunggal putri, serta empat pasangan ganda putra. Selain itu, terdapat dua pasang ganda putri dan enam pasangan ganda campuran yang siap memperebutkan podium juara.

Rekam jejak tim bulu tangkis Indonesia di turnamen ini sangat mengesankan dengan raihan total 38 gelar juara sepanjang sejarah. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai negara tersukses kedua setelah China yang mengoleksi 63 gelar.

Distribusi gelar juara Indonesia berasal dari sektor ganda putra sebanyak 12 trofi, tunggal putra 10 trofi, ganda putri 6 trofi, dan ganda campuran 6 trofi. Sementara itu, sektor tunggal putri mencatatkan 4 gelar juara bagi Indonesia.

Menariknya, seluruh gelar juara di sektor tunggal putri Indonesia hanya diraih oleh satu legenda, yakni Susy Susanti. Ia mencetak prestasi langka dengan mendominasi podium secara beruntun pada edisi 1991, 1992, 1993, dan 1994.

Prestasi Legendaris Susy Susanti dan Greysia Polii

Keberhasilan Susy Susanti pada edisi 1991 dianggap istimewa karena ia meraih gelar juara bersamaan dengan Alan Budikusuma. Hingga saat ini, Susy menjadi satu-satunya pemain yang mampu memenangi Thailand Open empat kali berturut-turut.

Pencapaian yang mendekati rekor tersebut diukir oleh tunggal putra legendaris, Joko Suprianto. Ia sukses membawa pulang tiga gelar secara beruntun pada periode tahun 1992 hingga 1994.

Selain nama-nama tersebut, Greysia Polii juga tercatat sebagai pemegang gelar terbanyak bagi Indonesia. Greysia mengoleksi empat trofi Thailand Open yang diraih dengan dua pasangan berbeda selama kariernya.

Catatan Terakhir Gelar Juara

Greysia Polii pertama kali naik podium tertinggi pada 2013 bersama Nitya Krishinda Maheswari. Selanjutnya, ia menambah tiga gelar lagi saat berpasangan dengan Apriyani Rahayu pada edisi 2017, 2018, dan 2020.

Gelar juara pada tahun 2020 memiliki nilai historis kuat karena saat itu Thailand Open berstatus level Super 1000. Pasangan Greysia/Apri berhasil mengalahkan wakil tuan rumah melalui dua gim langsung.

Hingga saat ini, Greysia/Apri masih menjadi wakil Indonesia terakhir yang berhasil membawa pulang gelar juara dari Thailand. Sejak saat itu, Indonesia beberapa kali menembus babak final namun gagal meraih posisi puncak.

Pada edisi 2022, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto harus puas sebagai runner-up. Hal serupa dialami Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri pada 2023 dan pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi pada edisi 2024.

Artikel terkait

Rekomendasi