Pemerintah Indonesia dan Singapura memperkokoh pilar diplomasi pemuda melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) baru di bidang kepemudaan dan keolahragaan pada Rabu (6/5/2026). Kesepakatan ini diresmikan dalam rangkaian Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports (SEAMMYS) 2026 di Sanur, Bali.
Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, bersama Acting Minister for Culture, Community and Youth Singapura, David Neo, memimpin langsung prosesi penandatanganan tersebut. Fokus utama kolaborasi ini adalah meningkatkan daya saing serta ketahanan generasi muda kedua negara di tingkat global.
Dilansir dari Detik Sport, kemitraan ini menitikberatkan pada pemberdayaan pemuda dalam menghadapi era kecerdasan artifisial (AI) serta penciptaan ekosistem digital yang aman. Hal ini merujuk pada visi ketahanan digital yang dipaparkan pihak Singapura dalam pertemuan tingkat menteri tersebut.
Erick Thohir menjelaskan bahwa sinergi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan standar kualitas kerja sama internasional Indonesia. Kerja sama ini juga bertujuan memanfaatkan keunggulan Singapura yang menempati peringkat pertama dunia dalam Global Youth Development Index (YDI) 2023.
"Kerja sama ini adalah wujud nyata youth diplomacy Indonesia untuk memastikan pemuda Indonesia menjadi pemuda yang gigih di kancah global. Melalui kerja sama dengan Singapura, kita ingin mencetak pemimpin masa depan yang adaptif terhadap teknologi serta memiliki jiwa empati dengan pengabdian sosial yang tinggi" ujar Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga RI.
Selain penguatan kapasitas individu, MoU tersebut mencakup perluasan kolaborasi antarorganisasi kepemudaan dalam bidang kewirausahaan, kepemimpinan, dan aksi sukarelawan. Sektor olahraga juga mendapat perhatian khusus melalui rencana akselerasi prestasi atlet.
Integrasi sport science dan teknologi olahraga menjadi poin krusial dalam dokumen kesepakatan tersebut untuk mendorong lahirnya atlet unggulan. Melalui penguatan people-to-people connectivity, kedua negara berharap dapat mencetak generasi pemimpin yang tangguh di kancah internasional.