Asian Football Confederation (AFC) secara resmi mengumumkan penambahan kuota wakil sepak bola Indonesia di kompetisi antarklub kasta kedua Asia. Mulai musim 2027/2028, Indonesia dipastikan mengirimkan dua tim untuk bersaing dalam ajang AFC Champions League Two (ACL Two).
Keputusan ini membawa perubahan signifikan bagi peta kompetisi sepak bola nasional. Dilansir dari Medcom, Indonesia sebelumnya hanya mendapatkan kuota satu perwakilan saja pada turnamen tersebut.
Pada kompetisi musim ini, Persib Bandung menjadi satu-satunya tim tanah air yang berlaga di kompetisi kasta kedua Asia tersebut setelah merengkuh gelar juara liga musim lalu. Sementara itu, runner-up liga Dewa United Banten FC bertanding di kasta ketiga, yaitu AFC Challenge League.
Penambahan alokasi kursi ini membuka dua jalur berbeda bagi klub nasional untuk menembus AFC Champions League Two musim 2027/2028. Juara Super League musim 2026/2027 akan langsung mengamankan tempat di babak utama, sedangkan satu perwakilan lain harus berjuang lewat babak play-off.
Peningkatan jumlah slot ini tidak lepas dari performa kompetitif yang ditunjukkan oleh klub-klub Indonesia di kancah regional dalam beberapa musim terakhir. Pada musim ini, Persib Bandung mampu melangkah hingga babak 16 besar sebelum ditundukkan oleh klub asal Thailand, Ratchaburi FC.
Di sisi lain, Dewa United juga tampil impresif dengan berhasil menembus babak perempat final AFC Challenge League. Langkah mereka kemudian dihentikan oleh tim perwakilan Filipina, Manila Digger FC.
Peta Persaingan Slot Klub di Kawasan Asia
Selain Indonesia, wilayah Asia Tenggara lain yang mencatatkan penambahan alokasi wakil serupa adalah Vietnam dan Kamboja. Perkembangan ini menjadi momentum penting untuk mendongkrak kualitas serta daya saing klub-klub di tingkat kontinental.
Untuk kompetisi level tertinggi, AFC Champions League Elite, Arab Saudi dan Jepang mendominasi perolehan slot terbanyak dengan masing-masing mengirimkan lima tim. Kuota tersebut terbagi menjadi tiga klub lolos langsung dan dua klub melalui babak play-off.
Tepat di bawah kedua negara tersebut, Uni Emirat Arab dan Korea Selatan membayangi dengan kepemilikan masing-masing empat slot kompetisi. Posisi ini menegaskan dominasi wilayah Barat dan Timur di panggung elite.
Sementara itu, Thailand masih mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan utama di Asia Tenggara dengan mengamankan tiga tiket otomatis ke Liga Champions Asia Elite. Malaysia menyusul dengan perolehan satu tiket langsung, dan Singapura mengamankan satu tempat di babak play-off.