Indonesia secara resmi terpilih sebagai penyelenggara turnamen sepak bola Piala AFF U-19 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Medan mulai 1 hingga 14 Juni 2026. Berdasarkan hasil undian, Skuad Garuda Muda akan bersaing di Grup A melawan Vietnam, Timor Leste, dan Myanmar dalam ajang yang diikuti 11 negara tersebut.
Pengumuman pembagian grup ini dilakukan dalam rangkaian acara pengundian yang berlangsung di Medan pada Kamis (8/5/2026) sebagaimana dilansir dari Suara. Kompetisi resmi yang menyandang nama ASEAN U19 Boy's Bank Sumut Championship 2026 ini membagi peserta ke dalam tiga grup berbeda.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan pernyataan terkait peran federasi dalam mengawasi perkembangan tim selama turnamen berlangsung. Ia menegaskan bahwa seluruh proses teknis dan penilaian performa sepenuhnya merupakan wewenang tim kepelatihan.
"Kalau kami, pasti yang terbaik yang diteruskan," ujar Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.
Penyerahan kendali kepada manajemen pelatih didasari pada pemahaman mendalam mereka terhadap detail persiapan fisik dan mental pemain. Erick menekankan bahwa pelatih kepala memiliki informasi lebih rinci mengenai progres skuad di lapangan.
"Termasuk pemusatan latihan atau TC di Medan, tanya langsung sama Coach Nova," katanya.
Keyakinan juga diberikan kepada Nova Arianto yang dianggap telah menyusun strategi matang untuk menghadapi persaingan regional dua tahunan ini. PSSI tetap menaruh harapan tinggi agar Indonesia mampu mencapai prestasi maksimal sebagai tuan rumah.
"Setiap turnamen yang diikuti pasti ingin yang terbaik," ujarnya.
Persaingan di babak penyisihan diprediksi berlangsung ketat dengan pembagian peserta di Grup B dan Grup C. Berikut adalah komposisi lengkap grup peserta turnamen:
| Grup A | Grup B | Grup C |
|---|---|---|
| Indonesia | Thailand | Australia |
| Vietnam | Malaysia | Kamboja |
| Timor Leste | Singapura | Filipina |
| Myanmar | Brunei Darussalam | - |
Turnamen ini akan menjadi panggung bagi talenta muda Asia Tenggara untuk menunjukkan kemampuan mereka di level internasional. Seluruh pertandingan dijadwalkan terpusat di Medan untuk mempermudah koordinasi dan mobilitas peserta.