Timnas Indonesia Menundukkan Oman Tiga Gol Tanpa Balas di Jakarta

Timnas Indonesia Menundukkan Oman Tiga Gol Tanpa Balas di Jakarta

Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Oman dengan skor telak 3-0 dalam laga uji coba resmi FIFA Matchday yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Jumat (5/6).

Kemenangan meyakinkan skuad Garuda tersebut diraih lewat sumbangan gol dari Justin Hubner, Ole Romeny, serta Ragnar Oratmangoen, sekaligus menyudahi catatan tidak pernah menang atas Oman selama 38 tahun lamanya.

Seperti dilansir dari Detik Sport, penjaga gawang Emil Audero terpilih sebagai pemain terbaik setelah melakukan tiga penyelamatan penting termasuk menggagalkan eksekusi penalti lawan, yang sekaligus memperkuat kedalaman posisi kiper bersama Maarten Paes dan Nadeo.

Kiper berusia 29 tahun yang musim lalu dipinjamkan Como ke Cremonese tersebut menyatakan rasa gembiranya, namun ia tetap meminta seluruh skuad untuk mempertahankan performa maksimal.

"Saya ingin memberikan pujian kepada seluruh pemain dan tim. Namun seperti yang sering kami bahas, kami harus menjaga standar tingi," jelas Emil Audero selepas pertandingan.

Pemain kelahiran Indonesia itu menambahkan bahwa timnya memiliki target jangka panjang yang memerlukan konsistensi dalam setiap laga berat yang akan dihadapi ke depan.

"Target kami adalah menembus Kualifikasi Piala Dunia dalam empat tahun mendatang. Untuk sampai ke sana, kami harus melewati banyak momen seperti hari ini," tambahnya.

Mantan penjaga gawang Juventus tersebut juga sempat merasa kecewa akibat kekalahan dari Bulgaria pada ajang FIFA Series sebelumnya, tetapi ia menilai adaptasi taktik para pemain kini sudah berjalan jauh lebih baik.

"Hasil hari ini adalah respons dari bulan Maret kemarin. Kami harus terus lakukan apa yang telah kami mulai," ujar Emil Audero.

Sinergi antarpemain yang semakin padu dengan strategi pelatih John Herdman membuat pertahanan Indonesia tampil solid, dan fokus tim kini langsung dialihkan pada laga-laga selanjutnya.

"Kami harus fokus dari satu pertandingan ke pertandingan yang lain. Malah harusnya, kami menetapkan standar yang lebih tinggi lagi," tutup Emil Audero.

Artikel terkait

Rekomendasi