Seorang influencer asal Brasil, Carolay Chaves, menjadi sorotan publik setelah tampil unik dengan menempelkan ratusan stiker Piala Dunia di tubuhnya dalam sebuah sesi pemotretan. Foto-foto hasil aksi kreatif tersebut langsung viral di media sosial, seperti dikutip dari Suara.
Banyak warganet memuji kreativitas konsep yang dianggap berbeda dan mencuri perhatian tersebut. Dalam foto yang beredar, Carolay Chaves terlihat percaya diri memamerkan berbagai stiker bergambar pemain dan tema turnamen sepanjang sejarah Piala Dunia.
Aksi unik ini dilakukan sebagai bentuk antusiasme dalam menyambut gelaran turnamen sepak bola dunia tahun 2026 mendatang. Gaya tersebut kini menjadi simbol semangat menjelang pesta sepak bola terbesar di dunia.
Album stiker Panini sendiri telah menjadi bagian ikonik dari budaya Piala Dunia sejak periode 1970-an. Tradisi mengoleksi stiker ini terus bertahan dan digemari oleh lintas generasi hingga saat ini.
Di tengah perburuan stiker langka oleh para kolektor, Carolay Chaves justru menghadirkan pendekatan yang jauh lebih mencolok. Konsep kreatif yang dilakukan Carolay Chaves mendapatkan beragam respons positif dari publik karena dianggap sebagai cara merayakan budaya populer.
Carolay Chaves mengaku konsep tersebut akan terus ia gunakan selama masa jelang turnamen. Dirinya ingin menghadirkan cara baru yang lebih segar untuk merayakan Piala Dunia 2026.
Respons publik terhadap aksi ini sangat beragam, namun sebagian besar melihatnya sebagai bentuk kreativitas yang menghibur. Fenomena ini menunjukkan bagaimana Piala Dunia tak hanya soal pertandingan di lapangan, tetapi juga budaya populer yang terus berkembang di era digital.
Demam Stiker di Argentina
Kondisi serupa juga terjadi di negara Amerika Latin lainnya. Warga Argentina kini ramai-ramai berburu dan menukar stiker album Panini demi melengkapi koleksi Piala Dunia mereka.
Tradisi mengoleksi stiker Piala Dunia memang sudah lama menjadi bagian dari budaya sepak bola di Argentina. Demam koleksi stiker ini juga memperlihatkan besarnya gairah masyarakat Argentina terhadap Piala Dunia 2026.