Inter Milan mengunci gelar juara Liga Italia ke-21 setelah menundukkan Parma dengan skor 2-0 di Stadion San Siro pada Minggu. Keberhasilan ini sekaligus menjadi trofi mayor pertama bagi Cristian Chivu dalam musim debutnya menjabat sebagai pelatih tim senior I Nerazzurri, sebagaimana dilansir dari Suara.
Dominasi domestik Inter Milan semakin ditegaskan lewat kemenangan yang memastikan raihan Scudetto musim 2025/2026. Marcus Thuram memecah kebuntuan lewat golnya menjelang akhir babak pertama di kota kelahirannya, sebelum Henrikh Mkhitaryan menggandakan keunggulan pada menit ke-80 setelah menerima umpan dari Lautaro Martinez.
Penyerang Inter Milan Marcus Thuram mengungkapkan rasa bangganya terhadap keharmonisan tim yang menjadi kunci kesuksesan musim ini.
"Sejak saya tiba di Inter, ini adalah tim yang senang bersama, baik di dalam maupun di luar lapangan. Itulah kekuatan kami," ujar Thuram.
Pencapaian ini sekaligus menandai kesuksesan Cristian Chivu yang ditunjuk menggantikan Simone Inzaghi pada Juni 2025. Mantan pemain yang membela Inter periode 2007-2014 tersebut mencatatkan sejarah manis setelah sebelumnya sempat melatih Parma sebelum kembali ke San Siro untuk menangani skuad utama.
Gelandang Nicolo Barella memberikan penegasan bahwa skuat Inter Milan telah memetik pelajaran berharga dari kegagalan mereka pada kompetisi musim sebelumnya.
"Itulah sepak bola dan kehidupan. Dalam hidup, Anda harus selalu bangkit," kata Barella.
Pasca tersingkir dari Liga Champions, Inter Milan kini membidik target gelar ganda pada musim ini. Tim asuhan Chivu dijadwalkan akan menghadapi Lazio dalam pertandingan final Coppa Italia yang akan berlangsung pada 13 Mei mendatang.