Manajemen Inter Milan mengonfirmasi adanya ketertarikan serius dari Barcelona terhadap bek tengah andalan mereka, Alessandro Bastoni, menjelang pembukaan bursa transfer musim panas mendatang.
Presiden Inter Milan Beppe Marotta mengakui talenta besar pemain berusia 27 tahun tersebut yang kini menjadi incaran utama klub raksasa asal Spanyol untuk memperkuat sektor pertahanan mereka.
Pihak Nerazzurri menegaskan posisi klub yang tetap ingin menjaga aset berharganya meski sang bek tengah sempat mendapat kritik menyusul insiden simulasi di lapangan dan kegagalan tim nasional Italia menembus Piala Dunia 2026.
"Dia itu pemain berbakat. Dia memang kurang beruntung di beberapa insiden tertentu, dan dia bertanggung jawab atas diving naifnya di laga Inter-Juve. Dia yang pertama menyadarinya," ucap Marotta kepada Radio Rai.
Marotta menambahkan bahwa status Bastoni sebagai salah satu bek terbaik di Eropa telah menarik perhatian banyak klub besar, namun kesepakatan transfer masih jauh dari realitas saat ini.
"Dia itu seorang pemenang yang hebat, dan beberapa klub terbesar dan paling prestisius di Eropa memantau dia, termasuk Barcelona. Namun, kabar ini belum pasti," kata Marotta.
Kepemimpinan Marotta di Inter tetap fokus pada stabilitas skuad dan sang pemain disebut masih memiliki komitmen penuh untuk melanjutkan kariernya bersama juara bertahan Serie A tersebut.
"Sekarang ini, Bastoni itu pemain kami, dia pengin bertahan, dan kami merasa senang menjaga dia bersama kami," tegas Marotta.
Dalam wawancara terpisah dengan Radio Anch'Io Sport, Marotta kembali memberikan penekanan mengenai situasi kontrak dan kebahagiaan Bastoni yang saat ini masih terikat komitmen di Milan.
"Dia adalah talenta hebat. Dia kurang beruntung dalam beberapa insiden. Semua orang mengawasinya. Dia membuat kesalahan naif saat melawan Juventus dengan melakukan simulasi, dia yang pertama mengakuinya, tapi kami melindunginya. Dia adalah juara hebat," papar Marotta.
Marotta menyatakan bahwa kepindahan seorang pemain kunci hanya akan terjadi apabila ada permintaan langsung dari individu yang bersangkutan kepada manajemen klub.
"Saya tidak akan menyangkal ada minat dari Barcelona, tapi belum ada yang konkret. Seorang pemain akan pergi jika dia menyatakan keinginan untuk pergi. Saat ini dia bahagia berada bersama kami dan kami pun bahagia dengannya," tambah Marotta.
Selain urusan pemain, sang presiden mengungkapkan ambisi besarnya untuk membawa Inter Milan meraih kejayaan di level kontinental setelah mendominasi kompetisi domestik dalam beberapa tahun terakhir.
"Italia menghasilkan talenta. Kami ingin membangun inti tim yang solid dari pemain Italia; beberapa di antaranya sudah mulai menua, jadi tepat untuk menambah lebih banyak. Untuk Scudetto, Anda membutuhkan inti tim yang memahami sepak bola Italia," jelas Marotta.
Hasrat untuk memenangkan trofi Liga Champions menjadi motivasi utama Marotta mengingat rekam jejaknya yang beberapa kali harus puas hanya sebagai finalis di turnamen kasta tertinggi Eropa tersebut.
"Saya telah mencapai empat final dan sayangnya kalah di semuanya," akui Marotta.
Presiden Inter tersebut menargetkan peningkatan performa tim di kompetisi Eropa musim depan untuk melengkapi pencapaian gemilang mereka di Italia.
"Itu adalah sesuatu yang masih ingin saya raih, tetapi tahun depan kami akan berusaha untuk meningkatkan performa di kompetisi tersebut," ungkap Marotta.
Direktur Olahraga Inter Milan Piero Ausilio turut memperkuat pernyataan manajemen dengan menyatakan bahwa sejauh ini belum ada dokumen penawaran resmi yang mendarat di meja kerja mereka.
"Kami belum menerima tawaran apa pun terkait Bastoni. Dia adalah pemain penting bagi Inter dan Italia, pemain yang kuat, pesepak bola luar biasa, dan kami ingin mempertahankannya," ujar Ausilio dilansir dari Liputan6.
Hingga saat ini, Bastoni masih terikat kontrak di Giuseppe Meazza hingga musim panas 2028 dengan nilai pasar yang diperkirakan mencapai 60 hingga 70 juta euro, jumlah yang dinilai cukup membebani kondisi finansial Barcelona.