Federasi Sepak Bola Iran menetapkan tujuh syarat khusus bagi otoritas Amerika Serikat guna menjamin keikutsertaan tim nasional mereka dalam ajang Piala Dunia 2026. Tuntutan ini mencakup aspek birokrasi visa, protokol keamanan delegasi, hingga pembatasan narasi politik selama turnamen berlangsung di wilayah Amerika Utara.
Sebagaimana dilansir dari Suara, Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengungkapkan bahwa poin-poin tersebut menjadi dasar bagi kehadiran skuat Team Melli. Kepastian ini diperlukan mengingat tensi geopolitik antara kedua negara yang kerap memengaruhi pergerakan warga negara Iran di perbatasan Amerika Serikat.
Persyaratan utama yang diajukan adalah kemudahan pemberian visa bagi seluruh skuat dan staf pelatih, khususnya bagi personel yang pernah menjalani wajib militer di Garda Revolusi Iran. Nama-nama besar seperti Mehdi Taremi dan Ehsan Hajsafi menjadi perhatian utama agar tidak mendapat hambatan administratif atau interogasi tambahan saat tiba di bandara.
Pihak Teheran juga mendesak adanya perlindungan keamanan maksimal di lokasi strategis mulai dari bandara, hotel, hingga area stadion. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah gangguan terhadap delegasi maupun pendukung Iran selama kompetisi berlangsung, termasuk permintaan penggunaan hanya bendera resmi Republik Islam Iran di tribun penonton.
Dalam hal teknis pertandingan, Iran menuntut pemutaran lagu kebangsaan secara tepat tanpa interupsi. Selain itu, mereka meminta agar sesi konferensi pers dijaga ketat agar hanya membahas aspek olahraga dan sepak bola guna menghindari topik sensitif terkait isu politik internasional.
"Pelaksanaan syarat-syarat ini akan menjamin partisipasi tim nasional Iran di turnamen," ujar Mehdi Taj, Presiden Federasi Sepak Bola Iran.
Penegasan ini muncul di tengah spekulasi boikot akibat situasi politik yang memanas, meski Presiden Donald Trump sebelumnya memberikan dukungan atas partisipasi Iran. Presiden FIFA, Gianni Infantino, turut memberikan tanggapan mengenai keberlanjutan status Iran dalam turnamen tersebut.
"Piala Dunia 2026 harus menjadi ajang yang mempersatukan," kata Gianni Infantino, Presiden FIFA.
Tim nasional Iran sendiri telah mengamankan posisi di putaran final melalui jalur kualifikasi reguler tanpa melalui babak playoff. Delegasi Iran kini menunggu respons resmi dari penyelenggara terkait jaminan akses bagi jurnalis dan suporter untuk menyaksikan pertandingan secara langsung di Amerika Serikat.